UM dan Polinema Bebaskan UKT Sebagian Mahasiswa yang Terdampak Corona, UIN Maliki Beri Paket Data

SURYAMALANG.COM | MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema) membebaskan UKT (Uang Kuliah Tunggal) sebagian mahasiswa aktifnya yang terdampak pandemi corona.

Di UM, ada 7.569 mahasiswa yang dibebaskan UKT-nya, sedang di Polinema ada 2.881 mahasiswa serta 116 mahasiswa yang habis masa studinya serta mahasiswa yang melakukan cuti akademik.

“Kebijakan ini diambil UM sebagai empati atas kesulitan ekonomi yang dialami oleh sebagian orang tua mahasiswa yang terdampak Covid-19,” jelas Rektor UM Prof Dr AH Rofi’uddin MPd, Selasa (28/7/2020).

Pembebasan UKT juga diberikan kepada mahasiswa yang tinggal menempuh skripsi dan status gagal yudisium pada semester Gasal 2020-2021.

Sementara bagi mahasiswa yang mengambil 6 SKS di masa akhir kuliah yang mengambil 6 SKS di masa akhir kuliah membayar UKT paling tinggi 50 persen.

Ini sesuai dengan kebijakan Kemendikbud.

Selain pembebasan UKT, UM juga memberikan relaksasi pembayaran UKT, seperti penurunan dan penundaan /mengangsur pembayaran UKT bagi bagi mahasiswa yang orang tuanya terdampak corona.

Ada sebanyak 3.655 mahasiswa D3/S1 yang diturunkan UKT-nya dan 235 mahasiswa diberi kesempatan mengangsur UKT.

Sedang untuk perkuliahan semester Gasal 2020/2020 yang dilakukan secara daring, UM akan memberikan bantuan paket data pada seluruh mahasiswa, di mana per mahasiswa akan memperoleh paket data sebesar 10 GB setiap bulan dan akan berlangsung selama 4 bulan.

Untuk itu lewat siakad, mahasiswa diminta untuk memastikan nomer HP yang aktif untuk mendapat bantuan pulsa.

Sebelumnya, mahasiswa rantau UM yang masih di Malang telah mendapat bantuan paket sembako.

Pada April diberikan donasi selama dua tahap.

Tahap I sebanyak 1.825 mahasiswa.

Sedang tahap II sebanyak 1.557 mahasiswa.

Sedang tahap III pada Mei 2020 sebanyak 1.148 mahasiswa.

Direktur Polinema Awan Setiawan menyebutkan relaksasi UKT diberikan dengan keringanan UKT sebanyak 792 mahasiswa.

Sedang keringanan UKT 50 persen diberikan pada mahasiswa tingkat akhir yang belum lulus skripsi atau tugas akhir dan penundaan/angsuran UKT pada 600 mahasiswa.

Sedang untuk bantuan pulsa akan diberikan lagi selama tiga bulan di semester ganjil ini untuk 12.650 mahasiswa.

Pada semester genap lalu juga diberikan selama tiga bulan.

Sedang di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang akan memberikan bantuan paket data untuk mahasiswa.

“Silahkan mahasiswa mendaftarkan nomer HPnya lewat siakad mulai 1-14 Agustus 2020,” jelas Dr Ilfi Nurdiana, Wakil Rektor II UIN Maliki.

Dari datanya, pemberian data maksimal 40 GB untuk empat bulan.

Dari lima operator yang disediakan, mahasiswa tinggal memasukkan nomer HP sesuai operator yang dipakai.

Untuk Indosat diberikan 24 GB untuk empat bulan.

Sedang XL sebanyak 30 GB untuk dua bulan.

Sedang Telkomsel sebanyak 20 GB untuk empat bulan sedang Three sebanyaj 16 GB untuk satu bulan.

Sumber dari: https://suryamalang.tribunnews.com/2020/07/28/um-dan-polinema-bebaskan-ukt-sebagian-mahasiswa-yang-terdampak-corona-uin-maliki-beri-paket-data?page=all

Leave a Reply