Menristekdikti RI: Mahasiswa Butuh Sentuhan Langsung di Lapangan

03/09/2019 – 22:20 | Views: 2.35k

TIMESINDONESIA, MALANG – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Menristekdikti RI), Prof. Moh. Nasir, Ph.D. Ak mengatakan selama ini distance learning (pembelajaran jarak jauh) yang ada masih sebatas penyajian power point, ceramah di kelas dan belum memiliki alternatif lain.

“Mahasiswa membutuhkan suatu sentuhan langsung di lapangan, yang berarti real,” katanya saat meresmikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM) Project 4 in 1 IsDB, di Malang (3/9/2019).

Nasir berharap dengan peresmian gedung tersebut, UM yang menyebut dirinya sebagai sebutan ‘Learning University’ terus melakukan improvisasi dan inovasi proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi atau daring sebagai dasarnya.

“Data harus tau, jaringan harus tau, semua harus tau,” tambahnya.

Menristekdikti-RI-b.jpg

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Prof. Moh. Nasir, Ph.D. Ak telah meresmikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang Project 4 in 1 IsDB pukul 08.00 WIB (3/9/2019)

Nasir juga mengungkapkan bahwa dirinya akan mengubah model kuliah sesuai dengan tuntutan nyata dalam revolusi industri 4.0. “Kebetulan saya baru rapat dengan Pak Jokowi tentang pendidikan berbasis perkembangan industri,” ungkapnya.

Menurut Nasir, Perguruan Tinggi di dalam negeri akan ketinggalan bila tidak menggunakan model cyber sebagai dasarnya. Kurikulum yang ditawarkan juga harus direncanakan agar mampu dihadapkan pada dunia berbasis lapangan dan nyata.

“Banyak yang masih menggunakan model lama, nah itu harus diperbaiki, jangan berkiblat pada masa lalu,” tutup Menristekdikti RI. (*)

Sumber dari: https://m.timesindonesia.co.id/read/227657/20190903/222052/menristekdikti-ri-mahasiswa-butuh-sentuhan-langsung-di-lapangan/#!-_-

Leave a Reply