Penguatan Layanan Pendidikan, UM Resmikan Gedung TK Laboratorium

Penguatan Layanan Pendidikan, UM Resmikan Gedung TK Laboratorium

Oleh: Hanum Oktavia Editor: Syamsuddin 29 Dec 2025 – 12:25  Malang
 
KBRN, Malang : Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat layanan pendidikan melalui pengembangan sarana pembelajaran, salah satunya dengan meresmikan gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) Laboratorium UM pada Senin (29/12/2025). 
 
Rektor UM, Prof. Hariyono menyebut, TK Laboratorium memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga layanan pendidikan, tetapi juga sebagai laboratorium pendidikan bagi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), khususnya Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
“Kami ingin memberikan layanan pendidikan yang baik. TK Laboratorium ini betul-betul kami rancang sebagai laboratorium pendidikan, tempat praktik dan pengembangan pembelajaran anak usia dini,” kata Prof. Hariyono.
 
Penguatan Layanan Pendidikan, UM Resmikan Gedung TK Laboratorium

UM terus memperkuat layanan pendidikan melalui pengembangan sarana pembelajaran, salah satunya dengan meresmikan gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK) Laboratorium UM (Foto: RRI Malang/Hanum)

Prof. Hariyono menjelaskan bahwa fasilitas tersebut diperuntukkan sebagai ruang bermain dan belajar yang lebih layak. Gedung TK lama dinilai sudah kurang sesuai dari aspek layanan karena awalnya merupakan bangunan asrama mahasiswa pada era 1960–1980-an yang kemudian dialihfungsikan menjadi taman kanak-kanak.
“Gedung lama nantinya juga akan kami renovasi. Bahkan, sebagian kelas Sekolah Dasar Laboratorium yang selama ini berada di Jalan Bogor direncanakan akan dipindahkan ke kawasan ini,” ujarnya.
 
Ia menekankan pentingnya pembentukan kebiasaan dan karakter anak sejak usia dini, terutama terkait pola makan sehat. Menurutnya, masa TK dan SD merupakan fase paling rentan dalam pembentukan kebiasaan konsumsi anak.
“Jika sejak TK anak-anak dibiasakan mengonsumsi makanan tidak sehat, sama saja kita membiarkan lidah anak-anak dimanipulasi oleh rasa yang tidak sehat. Karena itu, peran guru sangat penting untuk memberi perhatian dan bahkan melakukan intervensi edukatif kepada orang tua,” jelasnya.
Selain aspek kesehatan, Prof. Hariyono juga menyoroti pembentukan karakter dan empati anak. Anak-anak didorong untuk bertanggung jawab, termasuk membersihkan peralatan makan sendiri, sebagai bagian dari pembelajaran kemandirian dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Wakil Rektor II UM, Prof. Puji Handayati menambahkan bahwa pembangunan gedung TK Laboratorium merupakan bagian dari upaya UM dalam meningkatkan prasarana pembelajaran, tidak hanya di tingkat universitas, tetapi juga pada sekolah-sekolah laboratorium UM.
“Sekolah laboratorium adalah media pembelajaran UM. Kami memiliki sembilan sekolah lab, dan TK Laboratorium menjadi salah satunya,” kata Prof. Puji.
Gedung TK Laboratorium yang baru diresmikan berdiri di atas lahan seluas 458 meter persegi dan dilengkapi dengan lruang ibadah, kamar tidur,  dapur, ruang janitor, serta kamar mandi. 
Gedung tersebut berfungsi sebagai pelengkap ruang kelas yang telah tersedia di area sebelahnya.
 
“Tingginya minat masyarakat terhadap layanan penitipan dan pendidikan anak usia dini, seiring meningkatnya jumlah orang tua yang berkarier, turut mendorong perlunya perluasan fasilitas TK Laboratorium UM,” ujarnya. 
 
Ke depan, pihak UM melalui pengelola TK Laboratorium akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas sesuai kebutuhan. Renovasi lanjutan direncanakan akan dilakukan secara bertahap agar layanan pendidikan anak usia dini di lingkungan UM semakin optimal.
 
Sumber//https://rri.co.id/iptek/2071989/penguatan-layanan-pendidikan-um-resmikan-gedung-tk-laboratorium