Dari Susu Segar Menjadi Peluang Usaha: Tim Pengabdian Masyarakat UM Berdayakan Warga Desa Sumberagung

Dari Susu Segar Menjadi Peluang Usaha: Tim Pengabdian Masyarakat UM Berdayakan Warga Desa Sumberagung

24 Juli 2026

MALANG – Susu sapi dan biji kopi menjadi salah satu hasil peternakan serta pertanian unggulan yang melimpah di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Selama ini sebagian besar hasil produksi susu.segar langsung dijual kepada para pengepul.

Melalui program pengabdian wilayah mitra (PWM), Universitas Negeri Malang (UM) melakukan pemberdayaan pada masyarakat setempat yang bertajuk “Implementasi Asta Cita melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberagung Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Berbasis Inovasi Pengolahan Menjadi Produk Bernilai Tambah” pada Rabu (17/06). Pelatihan ini berlangsung di Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pelatihan untuk mengolah susu segar dan kopi menjadi produk inovatif, seperti frozen food susu krispy dan es krim kopi susu. Pelatihan ini merupakan hasil dari observasi desa setempat guna mengetahui potensi dan kebutuhan masyarakat. Ketua Tim Pengabdian, Arzendy Berlian Sabrina, S.Pd., M.Par., menyampaikan bahwa inovasi produk berbasis potensi lokal sangat penting untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil peternakan dan pertanian yang dimiliki masyarakat. Harapannya adalah Desa Sumberagung memiliki branding Oleh-oleh Susu Krispy dan Es Krim Kopi Susu yang saat ini masih jarang ditemukan di wilayah lainnya.

Tim pengabdian UM Malang kemudian memberikan panduan langsung mulai dari persiapan bahan, teknik pengolahan, tips pengemasan, hingga perhitungan harga pokok penjualan (HPP) dari masing-masing produk. Pelatihan ini diberikan agar peserta memahami aspek biaya dan potensi keuntungan. Peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan antusias. Peserta aktif mencatat resep, memotret proses pembuatan, serta mengajukan berbagai pertanyaan untuk memastikan mereka mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Selain itu, kuis interaktif dilakukan untuk menguji pemahaman peserta menjelang akhir acara, peserta diberi hadiah berupa produk hasil pelatihan yang diberikan kepada para pemenang sehingga menambah semangat dan antusiasme peserta.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi produk yang diperkenalkan dalam pelatihan ini. Selama ini, susu di Desa Sumberagung belum ada yang diolah menjadi produk frozen food yang memiliki nilai tambah. Saya berharap para ibu kader PKK dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh hari ini untuk mengembangkan usaha rumahan, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus menjadikan produk olahan susu sebagai identitas dan branding Desa Sumberagung,” ujar Kepala Desa Sumberagung.

Pelatihan ini sejalan dengan (SDG’s), khususnya poin 1 (Tanpa Kemiskinan) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). melalui kegiatan ini, diharapkan potensi lokal yang dimiliki Desa Sumberagung dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu membuka peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber//https://seru.co.id/227900-tim-pengabdian-masyarakat-um-berdayakan-warga-desa-sumberagung