Akselerasi Internasionalisasi SPs UM dan USM, Bedah Strategi Kolaborasi Riset Global
Akselerasi Internasionalisasi SPs UM dan USM, Bedah Strategi Kolaborasi Riset Global

MEMPERLUAS JEJARING GLOBAL: Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (SPs UM), Prof. Dr. Syamsul Bachri, berfoto bersama narasumber dari Universiti Sains Malaysia (USM), Sr Dr. Muneera Esa dan Dr. Zul Zakiyuddin Ahmad Rashid, usai pembukaan Guest Lecture di Aula GKB A20 UM
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Di tengah arus globalisasi pendidikan tinggi, Universitas Negeri Malang (UM) tidak ingin sekadar menjadi penonton. Melalui Sekolah Pascasarjana (SPs UM), institusi ini melakukan manuver strategis dengan mempererat kemitraan bersama Universiti Sains Malaysia (USM). Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan sebuah langkah konkret untuk memperluas cakrawala riset dan mobilitas global bagi civitas akademika.
Dalam gelaran Guest Lecture bertajuk “Empowering Future Leaders Through SDGs Awareness and Global Mobility” yang dilaksanakan di Aula Lantai 9, Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 pada 6 Mei 2024 lalu, visi internasionalisasi ini dipaparkan dengan jelas. Direktur SPs UM, Prof. Dr. Syamsul Bachri, S.Si, M.Sc., menegaskan bahwa tantangan lulusan masa depan tidak lagi terbatas pada batas-batas nasional.
”Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan global kepada mahasiswa kami. Kolaborasi dengan mitra internasional seperti USM sangat krusial untuk memastikan bahwa riset yang dihasilkan di SPs UM memiliki dampak dan relevansi di tingkat dunia,” ujar Prof. Syamsul Bachri dalam sambutannya.
Fokus utama dari kemitraan ini adalah integrasi antara Global Mobility (mobilitas global) dan kesadaran akan Sustainable Development Goals (SDGs). Sr Dr. Muneera Esa dari USM, sebagai salah satu narasumber utama, menyoroti bahwa pengalaman belajar di luar negeri atau berkolaborasi dengan peneliti lintas negara adalah investasi terbaik bagi mahasiswa pascasarjana.
”Melalui program mobilitas global, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga beradaptasi dengan budaya kerja dan riset yang berbeda. Ini adalah cara tercepat untuk membentuk mentalitas pemimpin masa depan yang inklusif,” ungkap Dr. Muneera.
Selain aspek mobilitas, poin penting lainnya adalah komitmen terhadap keberlanjutan. Dr. Zul Zakiyuddin Ahmad Rashid dari USM menambahkan bahwa riset masa kini harus berpijak pada solusi atas permasalahan bumi.
”Pemimpin masa depan harus memiliki kepekaan terhadap isu SDGs. Kampus harus menjadi tempat di mana inovasi dan kesadaran lingkungan bertemu, sehingga riset yang dihasilkan benar-benar memberikan solusi nyata bagi masyarakat global,” tegas Dr. Zul Zakiyuddin.
Kerja sama ini secara langsung mengimplementasikan poin SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan adanya pertukaran ide dan sumber daya antara UM dan USM, diharapkan muncul publikasi ilmiah bersama, proyek riset kolaboratif, serta peningkatan kualitas lulusan yang siap bersaing secara profesional di tingkat internasional. (imm/udi)
Sumber//https://malangposcomedia.id/akselerasi-internasionalisasi-sps-um-dan-usm-bedah-strategi-kolaborasi-riset-global/

