Kampus di Malang Buka Bisnis Baru, Universitas Negeri Malang Bikin Klinik dan Universitas Brawijaya Garap Pertanian
Kampus di Malang Buka Bisnis Baru, Universitas Negeri Malang Bikin Klinik dan Universitas Brawijaya Garap Pertanian

Di samping itu, rumah dinas dosen-dosen yang sudah tidak terpakai juga bakal dioptimalkan menjadi sumber pendapatan. Rencananya tahun depan itu bakal dijadikan student housing. “Kami juga sudah mengajukan rencana itu ke Kemendiktisaintek,” papar Puji.
Pembangunan student housing dirasa perlu bagi UM. Sebab dari 45 ribu mahasiswa, hanya 900 orang yang bisa tertampung dalam asrama. Selain itu, dia melanjutkan, biaya sewa juga bisa lebih miring karena disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa.
Puji berharap permasalahan lahan dengan empat sekolah yang menempati tanah UM cepat selesai. Sebab pihaknya butuh merencanakan bisnis-bisnis baru untuk menggenjot pendapatan.
“Kami juga ada rencana membuka fakultas baru. Kalau permasalahan tanah sudah selesai bisa langsung eksekusi,” lanjut wanita pertama yang menjabat wakil rektor di UM itu. Direktur Badan Pengembangan Usaha dan Dana Abadi (BPUDA) UM Agus Sunandar menuturkan, pihaknya juga bakal membuka N-BLOK dan Industri Belajar.
Konsep N-BLOK hampir sama dengan M Bloc Space di Jakarta, yaitu mewadahi dan menyatukan pelaku industri secara komersial. “Bakal ada ruang pementasan, cafe, resto, museum, studio pembuatan film, mini guest house, hingga ruang terbuka untuk menari,” paparnya.
Ada juga Industri Belajar yang menjadi platform pelatihan, workshop, dan sertifikasi. Seperti pelatihan AI, fashion digital, semua keahlian yang ada di UM dijual melalui platform itu dalam bentuk pelatihan online maupun offline. Rencananya itu bakal terpusat dalam UM Training Center. (mel/aff/dan)
Sumber//https://radarmalang.jawapos.com/ekonomi-bisnis/816974058/kampus-di-malang-buka-bisnis-baru-universitas-negeri-malang-bikin-klinik-dan-universitas-brawijaya-garap-pertanian?page=2

