UM Malang Buka 8 Prodi Baru S2 dan S3 Tahun 2026

UM Malang Buka 8 Prodi Baru S2 dan S3 Tahun 2026

 
UM Malang Buka 8 Prodi Baru S2 dan S3 Tahun 2026

Universitas Negeri Malang (UM).(DOK. UM)

Universitas Negeri Malang (UM) memperluas program pendidikannya dengan membuka delapan program studi (prodi) baru untuk jenjang S2 dan S3 pada tahun akademik 2026/2027. Langkah ini diambil untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan berdampak nyata.

Peluncuran prodi baru ini dilaksanakan bersamaan dengan seminar Strategi Transformasi Pembelajaran pada Jumat (13/2/2026) di Malang, Jawa Timur, dilansir dari Edukasi.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, menekankan bahwa transformasi dalam pendidikan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. “Launching program studi baru bukan sekadar membuka jurusan, tetapi membuka arah baru, karena masa depan tidak ditunggu, ia disiapkan dan hari ini kita menyiapkan bersama-sama,” ujarnya, dikutip dari situs Universitas Negeri Malang, Senin (16/2/2026).

Prof. dr. Arti Filiartini, S.T., M.T., Ph.D., Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, menambahkan bahwa pendidikan tinggi harus fokus pada pembentukan manusia seutuhnya. Arti menjelaskan, “Pendidikan tinggi tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi bagaimana membantu membentuk lulusan yang mampu berpikir kritis, adaptif, serta berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.”

Delapan prodi baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan dunia kerja yang dinamis:

  1. S3 Pendidikan Anak Usia Dini
  2. S2 Pendidikan Bahasa Jerman
  3. S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
  4. S3 Ilmu Akuntansi
  5. S3 Ekonomi Pembangunan
  6. S3 Pendidikan Sejarah
  7. S2 double degree TEP–Goldsmiths, University of London
  8. Pendidikan Profesi Psikolog

Peran UM dalam Mendukung SDGs

Pembukaan delapan prodi baru ini mempertegas komitmen UM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang disepakati oleh 193 negara anggota PBB. Secara khusus, UM berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kompetensi lulusan yang relevan dan berdaya saing global.

Dr. Hj. Latifah Shohib, Wakil Bupati Kabupaten Malang, memberikan apresiasi atas langkah UM dalam memperkuat sumber daya manusia di daerah. “Saya bangga dengan UM yang terus berkembang dan memberi kesempatan luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi daerah,” tuturnya.

Sumber//https://www.readers.id/um-malang-snbp-2026-tanpa-passing-grade