{"id":18085,"date":"2025-12-10T12:42:11","date_gmt":"2025-12-10T05:42:11","guid":{"rendered":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/?p=18085"},"modified":"2025-12-12T08:47:14","modified_gmt":"2025-12-12T01:47:14","slug":"18085","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/18085\/","title":{"rendered":"Tim Pengabdian FEB UM Dorong Ekonomi Kreatif Desa Gadungan Melalui Inkubasi Batik Motif Tanaman Gadung"},"content":{"rendered":"<section class=\"read__header clearfix\">\n<div class=\"read__header mt2 clearfix\">\n<h1 class=\"read__title\">Tim Pengabdian FEB UM Dorong Ekonomi Kreatif Desa Gadungan Melalui Inkubasi Batik Motif Tanaman Gadung<\/h1>\n<div class=\"read__info\">\n<div class=\"read__info__date\">&#8211; Rabu, 10 Desember 2025 | 11:56 WIB<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<div class=\"read__article clearfix js--tower-parent\">\n<div class=\"col-bs10-7 col-offset-0\">\n<article class=\"read__content clearfix\">\n<p><strong>KEDIRI, JP Radar Kediri<\/strong> \u2014 Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (UM) baru saja merampungkan program pemberdayaan kemitraan yang membawa kabar baik bagi warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.<\/p>\n<p>Program berjudul \u201cInkubasi <em>Home Industry<\/em> Batik Berbasis Motif Tanaman Gadung\u201d ini ditujukan bagi pengrajin batik di Desa Gadungan yang selama ini kesulitan menemukan solusi untuk mengembangkan produksi batik khas daerahnya. Program ini dirancang untuk membangkitkan kembali semangat membatik sekaligus memperkuat geliat ekonomi kreatif desa.<\/p>\n<div style=\"width: 901px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" lazyloaded\" src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/0x0\/webp\/photo\/p2\/78\/2025\/12\/10\/retouch_2025121008195600-192431870.jpeg\" alt=\" (Foto: Dok. Tim Pengabdian FEB UM)\" width=\"891\" height=\"668\" data-src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/0x0\/webp\/photo\/p2\/78\/2025\/12\/10\/retouch_2025121008195600-192431870.jpeg\" \/><p class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #999999;\"><em>(Foto: Dok. Tim Pengabdian FEB UM)<\/em><\/span><\/p><\/div>\n<p>Potensi budaya yang menjanjikan sebagai identitas daerah, khususnya Desa Gadungan, Kabupaten Kediri, menjadi fokus utama program ini.<\/p>\n<p>\u201cAktivitas membatik di Desa Gadungan memang mengalami penurunan cukup signifikan,\u201d ujar Titik Sulistyowati, ketua kelompok pengrajin batik di Desa Gadungan.<\/p>\n<div class=\"photo__img\">\n<div style=\"width: 903px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/x\/photo\/p2\/78\/2025\/12\/10\/IMG-20251210-WA0005-79221097.jpeg\" alt=\"\" width=\"893\" height=\"670\" \/><p class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #999999;\"><em>(Foto: Dok. Tim Pengabdian FEB UM)<\/em><\/span><\/p><\/div>\n<\/div>\n<p>Produksi batik pun semakin terbatas, terutama karena kurangnya inovasi motif serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian UM merancang program inkubasi yang terdiri dari empat langkah utama, yaitu: pelatihan teknik membatik, penciptaan motif berbasis tanaman gadung, pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital, serta penguatan <em>branding<\/em> dengan mengedepankan nilai budaya lokal.<\/p>\n<p>Program ini langsung bergerak cepat melalui sesi pelatihan praktik. Para peserta mendapatkan pendampingan mulai dari membuat sketsa motif hingga memaksimalkan strategi pemasaran digital.<\/p>\n<p>Salah satu bagian paling menarik adalah proses kreatif dalam menciptakan motif baru yang terinspirasi dari tanaman gadung. Tanaman lokal ini memiliki nilai filosofis bagi masyarakat Gadungan, terutama sebagai simbol ketahanan hidup. Upaya ini membuahkan hasil: lahirnya motif batik baru yang segar, unik, serta benar-benar merepresentasikan identitas Desa Gadungan.<\/p>\n<div class=\"photo__img\">\n<div style=\"width: 905px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/x\/photo\/p2\/78\/2025\/12\/10\/IMG-20251210-WA0006-672857983.jpeg\" alt=\"\" width=\"895\" height=\"671\" \/><p class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #999999;\"><em>(Foto: Dok. Tim Pengabdian FEB UM)<\/em><\/span><\/p><\/div>\n<\/div>\n<p>Tidak berhenti pada proses produksi, para peserta juga dibekali keterampilan berbisnis modern, mulai dari membuat materi promosi yang menarik hingga memasarkan produk melalui berbagai <em>platform<\/em> digital dan <em>marketplace<\/em>. Pendampingan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan Batik Gadungan ke pasar yang lebih luas.<\/p>\n<p>Program pengabdian ini dilaksanakan oleh tim UM yang terdiri dari Syahrul Munir, M.Pd. (ketua), Ahmad Fawaiq Suwanan, M.E., dan Riza Yonisa Kurniawan, M.Pd. (anggota). Mereka juga didampingi dua mahasiswa, Dhita Aulia Rahmayanti dan Indra Setyowati, yang berperan dalam pendampingan teknis serta dokumentasi lapangan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, baik dalam sesi pelatihan maupun pendampingan usaha. Mereka menyambut baik kehadiran motif tanaman gadung sebagai identitas visual baru, yang tidak hanya memberikan ciri khas, tetapi juga menguatkan nilai budaya desa.<\/p>\n<p>Selain itu, kemampuan warga dalam hal pemasaran digital pun mengalami peningkatan, membuka peluang penjualan yang lebih luas. \u201cMelalui kegiatan ini kami merasa ada semangat baru dan peluang untuk memperbaiki usaha batik,\u201d ujar Ibu Wati, salah satu peserta pelatihan.<\/p>\n<p>Program ini terlaksana berkat dukungan penuh dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) beserta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Negeri Malang (LP2M UM). Tim pengabdian UM menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut, serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.<\/p>\n<p>Dengan selesainya program ini, besar harapan agar Desa Gadungan dapat kembali mengembangkan sentra batik yang kuat dan menjadikan Batik Gadungan bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai peluang usaha yang berkelanjutan berbasis inovasi dan identitas lokal.<\/p>\n<p><span style=\"color: #008080;\"><em>Sumber\/\/https:\/\/radarkediri.jawapos.com\/berita-kampus\/786937472\/tim-pengabdian-feb-um-dorong-ekonomi-kreatif-desa-gadungan-melalui-inkubasi-batik-motif-tanaman-gadung<\/em><\/span><\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Pengabdian FEB UM Dorong Ekonomi Kreatif Desa Gadungan Melalui Inkubasi Batik Motif Tanaman Gadung &#8211; Rabu, 10 Desember 2025 | 11:56 WIB KEDIRI, JP Radar Kediri \u2014 Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (UM) baru saja merampungkan program pemberdayaan kemitraan yang membawa kabar baik bagi warga Desa Gadungan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18086,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,15],"tags":[],"class_list":["post-18085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-online","category-home"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18085"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18088,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18085\/revisions\/18088"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}