{"id":12022,"date":"2022-09-30T12:52:18","date_gmt":"2022-09-30T05:52:18","guid":{"rendered":"http:\/\/kliping.um.ac.id\/?p=12022"},"modified":"2022-10-03T12:54:25","modified_gmt":"2022-10-03T05:54:25","slug":"jasmine-nurul-izza-lulusan-terbaik-non-akademik-um","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/jasmine-nurul-izza-lulusan-terbaik-non-akademik-um\/","title":{"rendered":"Jasmine Nurul Izza Lulusan Terbaik Non Akademik UM"},"content":{"rendered":"<div id=\"content\" class=\"site-content \">\n<div class=\"container\">\n<div class=\"row justify-content-center site-content-row\">\n<div id=\"primary\" class=\"col-lg-8 content-area\"><main id=\"main\" class=\"site-main\"><\/p>\n<div class=\"post-80188 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-inovasi category-pendidikan tag-fmipa tag-jasmine-nurul-izza tag-lulusan-terbaik-non-akademik tag-s1-pendidikan-biologi tag-um tag-universitas-negeri-malang tag-wisuda-um\">\n<header class=\"entry-header\">\n<div class=\"entry-meta\">\n<div class=\"date\">30 September 2022\u00a0<\/div>\n<\/div>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content\">\n<h4>Sabet Juara Berbagai Lomba, Diantaranya Inovasi Digital Mahasiswa<\/h4>\n<p><strong>Malang,\u00a0SERU.co.id<\/strong>\u00a0\u2013 Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Jasmine Nurul Izza, S.Pd keluar sebagai lulusan dengan prestasi terbaik bidang non Akademik di Wisuda ke-115 UM tahun 2022.<\/p>\n<p>Wanita asal Pacet, Mojokerto tersebut tidak menyangka jika dirinya menjadi salah satu lulusan terbaik. Menurutnya, menjadi seorang mahasiswa berprestasi, sangatlah mengesankan.<\/p>\n<p>\u201cKarena saya dari sini juga bisa membagikan apa yang saya peroleh tentunya. Ini merupakan suatu kesempatan untuk memiliki suatu suara lebih, agar didengarkan. Dan apa yang saya bagikan bisa lebih meyakinkan,\u201d seru Jasmine, saat ditemui, Jumat (30\/9\/2022).<\/p>\n<p>Banyaknya penghargaan yang telah ia peroleh selama menyandang status mahasiswa, menjadi suatu pertimbangan kampus untuk menjadikan dirinya sebagai lulusan terbaik. Lomba demi lomba ia ikuti, baik yang bersakala nasional hingga internasional. Jelas tidak sedikit, penghargaan sebagai juara yang telah ia peroleh.<\/p>\n<p>\u201cSeperti lomba yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Republik Indonesia. Ada juga yang internasional beberapa. Kemudian juga ada prestasi karena sering menjadi pembicara, kemudian saya juga sering melakukan pengabdian kepada masyarakat,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Dari sekian banyak ajang perlombaan yang ia ikuti, ada beberapa lomba yang menurutnya paling berkesan. Seperti Lomba Inovasi Digital Mahasiswa karena ia berhasil menjadi juara dua kali secara berturut-turut.<\/p>\n<p>\u201cTahun 2020 juara satu, sedangkan tahun 2021 juara tiga. Ya karena persaingan sangat ketat, setiap rangkaian awal saat mensubmit proposal, terus seleksi untuk seminfinal hingga grand final itu langsung dimonitoring oleh Kemendikbud,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Karya-karya wanita kelahiran tahun 2000 ini rupanya banyak yang telah berstatus dan terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Seperti halnya buku hingga laman website yang memuat berbanyak konten akademik.<\/p>\n<p>\u201cAda beberapa buku olimpaide biologi, seperti website untuk membantu pembelajaran biologi di tengah-tengah pandemi yang disesuaikan kebutuhan siswa. Di sana terdapat visualisasi materi yang sulit dimengerti, sehingga nanti membantu selama proses pembelajaran,\u201d tutur Jasmine.<\/p>\n<p>Salah satu karya inovasi digital yang membuatnya juara adalah Biochemistry Virtual and Multiple Representative Laboratory. Jasmine bersama timnya berhasil menciptakan inovasi sarana pembantu pembelajaran di era pandemi.<\/p>\n<p>\u201cJadi saat itu pandemi, mahasiswa tidak bisa melaksanakan praktikum di tempat. Akhirnya kita mensiasati bagaimana caranya mahasiswa bisa tetap melakukan praktikum melalui virtual,\u201d ucap wanita yang juga sebagai TikToker tersebut.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, inovasi tersebut juga lahir bermula dari tingkat kebutuhan proses belajar mengajar di tengah keterbatasan yang disebabkan oleh pandemi. Menurutnya, praktikum sendiri merupakan instrumen penting dalam bidang keilmuan Pengetahuan Alam.<\/p>\n<p>\u201cKenapa ini kami angkat itu, karena kalau praktikum tidak dilaksanakan, nilai rerata post-tes yang didapat itu rendah. Dibandingkan kita saat melaksanakan praktikum. Sehingga praktikum itu suatu bentuk praktik yang mendukung tidak hanya teoritis saja,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, dari apa yang ia capai selama menjadi mahasiwa UM tersebut merupakan bentuk proses yang harus dilalui oleh mahasiswa. Sehingga proses-proses pengembangan diri di luar bangku kuliah merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana kita cara mengakses pengembangan diri di luar perkuliahan, intrapersonal kita diasah. Seperti berani dan modal-modal lain yang kita perlukan untuk menghadapi dunia luar setelah jenjang pendidikan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Saat ini, Jasmine sendiri masih melakukan pengabdian di bidang penelitian bersama beberapa dosen di kampusnya tersebut. Tidak hanya itu, dirinya juga menjadi pengajar di salah satu sekolah menengah atas di Kota Malang.<\/p>\n<p>\u201cKemudian saya juga mengajar di MAN 2 Kota Malang. Tahun depan insyaallha saya apply untuk beasiswa S2,\u201d pungkasnya.\u00a0<strong>(bim\/ono<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #008080;\"><em>Sumber|https:\/\/seru.co.id\/jasmine-nurul-izza-lulusan-terbaik-non-akademik-um\/<\/em><\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><\/main><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>30 September 2022\u00a0 Sabet Juara Berbagai Lomba, Diantaranya Inovasi Digital Mahasiswa Malang,\u00a0SERU.co.id\u00a0\u2013 Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Jasmine Nurul Izza, S.Pd keluar sebagai lulusan dengan prestasi terbaik bidang non Akademik di Wisuda ke-115 UM tahun 2022. Wanita asal Pacet, Mojokerto tersebut tidak menyangka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12023,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-12022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-online"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12022"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12024,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12022\/revisions\/12024"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliping.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}