Tatap Pimnas 2026, Bikin Gebrakan Baru, UM Target Emas
Tatap Pimnas 2026, Bikin Gebrakan Baru, UM Target Emas

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Menatap Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026 Universitas Negeri Malang (UM) tidak mau main-main. Targetnya jelas, Medali Emas. UM ingin segera tancap gas. Tidak mau menunggu nanti-nanti.
Sabtu (31/1) lalu, suasana di Gedung Sekolah Pascasarjana UM mendadak “panas.” Bukan karena AC mati. Tapi karena ada PKM Championship. Ini ajang baru. Sebuah terobosan. Intinya: simulasi perang sebelum perang yang sesungguhnya.
PKM Center UM rupanya punya strategi baru. Mereka ingin mental mahasiswa digembleng habis-habisan di kampus sendiri. “Supaya saat di level nasional nanti, mereka tidak kaget. Tidak demam panggung,” ucap Dr. Heny Kusdiyanti Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM.
Dia menjelaskan, sistem kompetisi ini persis PIMNAS. Tidak dikurangi, tidak dilebihkan. Cara presentasinya, cara penilaiannya, sampai cara jurinya “membantai” peserta dengan pertanyaan. Semua mengadopsi standar nasional. “Ini gebrakan baru,” kata Heny.
Bukan sekadar ajang unjuk gigi, kompetisi internal ini merupakan langkah strategis untuk memetakan kualitas sekaligus menggembleng mental juara mahasiswa. Seluruh atmosfer lomba, mulai dari sistem presentasi hingga standar penilaian, dirancang presisi mengadopsi ketatnya persaingan di level nasional.
Di hadapan para juri, para peserta tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga dilatih mempertahankan gagasan secara sistematis di bawah tekanan. Sesi diskusi intensif diharapkan mampu mengasah rasa percaya diri serta ketajaman berpikir kritis yang menjadi syarat mutlak seorang juara.
Heny menegaskan, kalau mau juara, persiapannya tidak boleh ecek-ecek. Pesertanya pun bukan sembarang mahasiswa. Ada sembilan tim terbaik dari tiap fakultas. Mereka bertarung di 10 skema PKM yang berbeda. “Mereka ini sudah lolos saringan ketat di tingkat fakultas. Ibaratnya, ini adalah skuad elitnya UM,” tuturnya.
Di sana, mereka tidak hanya adu pintar. Tapi adu nyali. Mahasiswa dipaksa berpikir sistematis. Harus bisa mempertahankan ide di depan juri yang kritis. Lewat ajang ini, UM ingin membangun budaya baru. Budaya kompetisi yang sehat. Budaya riset yang tidak hanya musiman. ”Target kami tentu saja medali. Tapi lebih dari itu, kami sedang membangun ekosistem. Dari fakultas sampai niversitas, semua harus satu visi,” pungkasnya.(imm/lim)
Sumber//https://malangposcomedia.id/tatap-pimnas-2026-bikin-gebrakan-baru-um-target-emas/

