Pelajar Malang Adu Skill di Olimpiade Bahasa Jerman

Pelajar Malang Adu Skill di Olimpiade Bahasa Jerman

Olimpiade ini menjadi sarana untuk mempopulerkan pembelajaran Bahasa Jerman, mengingat tidak semua sekolah menyediakan mata pelajaran tersebut.

TIMES Indonesia,22 November 2025, 16:45 WIB
 

MALANG – Olimpiade Bahasa Jerman tingkat regional Malang kembali digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mendorong minat pembelajaran Bahasa Jerman di sekolah-sekolah Indonesia.

Kompetisi tahunan ini diselenggarakan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) Regional Malang bersama Departemen Sastra Jerman Universitas Negeri Malang (UM). Lomba ini berlangsung daring melalui Zoom pada Sabtu (22/11/2025), dengan pusat kegiatan di Fakultas Sastra UM.

Sebanyak 67 siswa dari 18 SMA, SMK, dan MA se-Malang Raya mengikuti ajang tersebut. Mereka berasal dari berbagai sekolah, mulai dari SMAN 1, 5, 7, 9, dan 10 Malang; SMAN 1 Gondanglegi; SMAN 1 Turen; SMAN 1 Lawang; SMAN 1 Kepanjen; SMK 2, SMK 4, SMK Telkom, dan SMK Kesehatan Adi Husada Malang; hingga SMA Al-Rafie Gondanglegi, MBS Al-Amin Putri Kepanjen, SMA Brawijaya Smart School, SMA PGRI Kepanjen, dan SMAK St. Albertus Malang.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat terhadap bahasa Jerman di Malang Raya terus berkembang.

Ketua Pelaksana, Sulistiono, S.Pd., menyampaikan bahwa olimpiade ini menjadi sarana strategis untuk mempopulerkan pembelajaran bahasa Jerman, mengingat tidak semua sekolah di Indonesia menyediakan mata pelajaran tersebut.

“Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran bahasa Jerman. Kami berharap melalui kompetisi ini, pelajar semakin antusias dan tertantang untuk terus belajar,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Goethe-Institut kembali menjadi mitra penyusun sekaligus pengawas ujian. Peserta mengerjakan soal secara luring di UM, sementara pengawasan dilakukan secara daring oleh Goethe-Institut Indonesien. Materi tes meliputi lesen (membaca), hören (menyimak), dan schreiben (menulis) menggunakan platform resmi Goethe-Institut untuk memastikan standar penilaian internasional tetap terjaga.

Hasil seleksi akan menentukan tiga peserta terbaik dari Malang Raya yang akan mewakili wilayah ini ke Olimpiade Bahasa Jerman tingkat nasional di Jakarta. Para juara nasional nantinya berpeluang mewakili Indonesia dalam ajang internasional di Jerman. “Juara 1, 2, dan 3 akan dikirim ke Jakarta. Dari sanalah nanti dipilih siswa terbaik untuk berangkat ke Jerman,” jelas Sulistiono.

Regionale-Deutscholympiade-tahun-2025.jpg
Sebanyak 67 peserta dari 18 SMA dan SMK se-Malang Raya turut berpartisipasi dalam Olimpiade Bahasa Jerman yang digelar oleh Goethe-Institut. (Foto: Caecilia Kumala Dewi/TIMES Indonesia)

Ketua Departemen Sastra Jerman UM, Dr. Dewi Kartika Ardiyani, S.Pd., M.Pd., yang juga menjadi juri, menegaskan bahwa siswa-siswa yang lolos ke tingkat nasional akan dibimbing secara intensif.

“Setelah terpilih, mereka akan kami damping dan monitor secara berkala agar siap bersaing di Jakarta. Harapannya, mereka bisa menembus babak final dan merasakan pengalaman belajar bahasa Jerman langsung di negaranya,” ujarnya.

Ia berharap kemitraan UM dan IGBJI semakin memperkuat ekosistem pembelajaran bahasa Jerman di Malang Raya.

Dengan tingginya minat peserta, dukungan institusi pendidikan, serta penggunaan standar internasional dari Goethe-Institut, Olimpiade Bahasa Jerman Regional Malang kembali membuktikan komitmen dalam melahirkan generasi pelajar yang percaya diri, berwawasan global, dan siap bersaing di level nasional hingga internasional. (*)

Sumber//https://timesindonesia.co.id/pendidikan/566225/pelajar-malang-adu-skill-di-olimpiade-bahasa-jerman