Mahasiswa UM Raih Juara III MTQ Internasional
Mahasiswa UM Raih Juara III MTQ Internasional

“Saya mendaftar dan akhirnya terpilih sebagai kafilah UM untuk berkompetisi di ajang bergengsi tersebut,” kata Heni.
Menjelang lomba, Heni menjalani latihan intensif yang terfokus pada tajwid, irama lagu, serta kefasihan bacaan. Ia dibimbing oleh guru khusus dalam melatih maqâmat seperti Bayyati, Hijaz, Nahawand, dan Jiharkah, yang harus dibawakan dalam durasi tujuh menit.
“Latihan yang konsisten membuat bacaan saya semakin lancar,” katanya.
Heni mengakui bahwa tantangan terbesarnya adalah keterbatasan waktu dan keharusan menampilkan empat irama dengan sempurna. Untuk mengatasi hal itu, ia menjaga kesehatan fisik dan mental sepanjang proses persiapan.
Kemenangan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Heni, tetapi juga mengharumkan nama UM di kancah internasional. Keberhasilannya juga menjadi bagian dari kontibusi nyata universitas terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas dan kemitraan berkelanjutan.
Ke depan, Heni tengah mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional Mahasiswa di Banjarmasin pada Oktober 2025 mendatang.
“Saya berencana memperkuat penguasaan maqâmat dan melatih vokal secara lebih intensif. Saya optimis, apalagi dengan dukungan kampus yang semakin solid,” ujarnya.
Lebih jauh, Heni berharap prestasinya dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengembangkan potensi keagamaan. Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan antara capaian akademik dan aktivitas spiritual maupun sosial.
“Dengan niat baik dan usaha konsisten, kita tak hanya membanggakan universitas, tapi juga membangun karakter bangsa,” tutupnya.

