UM Cetak Quattrick Juara Umum MTQMN

Kota Malang, SERU

Kali keempat Kafilah Universitas Negeri Malang (UM) menyabet Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN). Yang kali ini berlangsung ke-XVI di di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, Minggu-Sabtu (27/7-3/8/2019). Untuk menyabet juara umum quattrick ini, UM berhasil mengumpulkan 64 poin, disusul UB 63 poin, UGM 41 poin, UI 38 poin, serta Unand dan UNP 36 poin, yang masuk 5 besar.

cropped IMG 20190805 134659 2

Kafilah UM, para pembina, dan civitas akademika UM dalam MTQMN XVI. (rhd)

Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd, mengapresiasi para mahasiswa, para pembina dan civitas akademika UM yang telah berusaha maksimal dalam mempertahankan juara umum keempat kali ini. Meski diakui, dalam perjalanannya ada suka duka yang dirasakan kontingen UM dibandingkan kontingen perguruan tinggi lain. Seperti kondisi air, makanan, dan lainnya. 

IMG 20190805 WA0019 1
Penyerahan piala bergilir MTQMN. (ist)

“Itu semua karena semangat yang diusung, yaitu kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Komponen penting lainnya, diperlukan pembinaan yang baik dan berkesinambungan. Artinya, apapun hasilnya saat ini, ke depan selalu mempersiapkan MTQMN berikutnya. Alhasil, janji kafilah UM untuk salam 4 jari, terpenuhi dengan baik dan membanggakan,” terang Arif, sapaan akrabnya.

Disebutkan Arif, UM pantas bersyukur atas raihan ini. Selain mempertahankan juara umum, UM  berhasil menyisihkan 2.484 peserta dari 300 Perguruan Tinggi. “Kompetisinya sangat bagus, hanya selisih 1 poin yaitu 64 dan 63 pada posisi pertama dan kedua. Dimana kami sama-sama ikut 16 nomor, dan sama-sama meraih 3 emas. Kami sangat bangga, karena MTQMN merupakan salah satu dari 22 even nasional yang diakui Kemenristekdikti,” beber Arif, mewakili Rektor UM Prof Dr AH Rofi’uddin MPd.

Disinggung apresiasi pihak UM kepada para kafilah UM, Arif mewakili Rektor UMM mengatakan, bahwa aturan apresiasi sudah tercantum dalam Peraturan Rektor. “Ada beragam apresiasi, seperti bebas UKT, hadiah uang tunai, rekognisi (persamaan sks) mata kuliah, dan lainnya. Khusus MTQMN ini ada apresiasi khusus dari Rektor, baik perorangan maupun kelompok,” papar Arif.

“UM perlu menyusun sejumlah program dan strategi untuk mempertahankan prestasi UM di ajang MTQMN selanjutnya. Salah satunya melalui pendirian rumah Tahfidzul Qur’an. Proses pembinaannya sangat ketat baik dalam jangka pendek dan panjang selama 5 bulan, hingga persiapan terakhir,” terang penanggung jawab kafilah UM, Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil.I, didampingi Ketua Kafilah UM, Moh. Fauzan SPd, MPd, MPdI.

IMG 20190805 WA0020 1
Penyerahan penghargaan juara umum dari Kemenristekdikti. (ist)

Fauzan merinci kemenangan UM dalam 12 dari 16 cabang lomba yang diikuti MTQMN ke-XVI. Diantaranya juara 1 cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIA), dan Desain Aplikasi Qur’an (DAQ). Selanjutnya, juara 2 cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 30 Juz Putri dan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 20 Juz putra. Disusul juara 3 cabang Musabaqah Debat Bahasa Arab (MDBA), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), dan Musabaqah Khothil Qur’an (MKQ) Dekorasi Putri.  

“Sementara, juara harapan 1 cabang Musabaqah Tartilil Quran (MTrQ) Putri, juara harapan 2 cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putra dan Musabaqah Debat Bahasa Inggris (MDBI). Ditutup, juara harapan 3 untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putri,” beber dosen Bahasa Arab UM ini.

Secara terpisah, Rektor UM Prof Dr AH Rofi’uddin MPd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian kafilah UM dalam MTQMN kali ini. Rofi, sapaan akrabnya, berencana mengagendakan acara khusus untuk menyambut keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah, luar biasa. Akan segera diagendakan acara khusus untuk menyambut keberhasilan kafilah UM dalam MTQMN tahun ini,” ungkapnya bangga. (rhd)

Sumber dari: http://seru.co.id/um-cetak-quattrick-juara-umum-mtqmn/

Leave a Reply