Tiga Mahasiswa Untad Palu Ikut Program Kuliah Sementara di Universitas Negeri Malang

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Sebanyak tiga mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah sudah mendaftar ke Universitas Negeri Malang (UM) untuk ikut program sit in (kuliah sementara). Sebab kampus mereka mengalami kerusakan karena gempa.

Mereka adalah Nadila Prasesti di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan. Kemudian Nadiya Oktaviana, Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Ilmu Keolahragaan. Serta M Adnan Latief Perwira, prodi Ekonomi Pembangunan (EKP) di Fakultas Ekonomi.

Tiga Mahasiswa Untad Palu Ikut Program Kuliah Sementara di Universitas Negeri Malang

IST//M Adnan Latief Perwira, mahasiswa semester 3 Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah saat mengunjungi kantor Humas Universitas Brawijaya (UB) Malang, Kamis (11/10/2018).

“Kalau yang bertanya-tanya sudah sembilan. Namun yang sudah mendaftar dan sudah datang tiga orang. Sedang satu orang, sudah mendaftar tapi belum datang,” jelas Aminarti S Wahyuni, Kabag Humas dan Kerjasama UM pada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/10/2018).

Mereka sudah dipertemukan dekan dan Kajur. Sehingga bisa mulai kuliah besok, Jumat (12/10/2018). Program sit in merupakan permohonan Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu-Sulawesi Tengah dalam Majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTN) dan Forum Rektor Indonesia (FRI).

Sejumlah PTN di berbagai lokasi di Indonesia berpartisipasi. Dijelaskan Yuyun, panggilan akrabnya, mereka bisa sit in sementata selama satu semester. Jika diperpanjang akan ditinjau ulang dulu. Prodi yang dipilih mahasiswa sit in yang relevan dengan prodi di Untad.

Menurut Yuyun, mahasiswa Untad yang ingin sit in bisa mendaftarkan diri ke Subag Kerjasama UM, Graha Rektorat lantai 1. Hal yang perlu dipersiapkan cukup dengan membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Untad.

Sedang di Universitas Brawijaya (UB) ada enam mahasiswa Untad yang mendaftar. Lainnya, ada 10 orang yang masih bertanya-tanya tata caranya.

“Prosedurnya bisa mengajukan permohonan dengan membawa KTM dan KTP ,” jelas Kotok Gurito, Kasubag Humas UB terpisah.

Dikatakan, untuk sit in tidak ada biaya, seperti SPP. “Untuk bantuan biaya hidup, belum ada keputusan rektorat. Hanya saja, pada minggu lalu, UB sudah dimintai data mengenai jumlah mahasiswa Palu yang kuliah di UB,” papar Kotok.

Jumlahnya 114 orang. Kapan mulai kuliah sit in, katanya, sepanjang sudah siap mulai, boleh ikut.

Sumber dari: http://suryamalang.tribunnews.com/2018/10/11/tiga-mahasiswa-untad-palu-ikut-program-kuliah-sementara-di-universitas-negeri-malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *