Tiap 30 Menit Break, Pengajar di BIPA UM Dituntut Sabar

MALANG KOTA – Program studi (prodi) Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Universitas Negeri Malang (UM) sudah dimulai dua pekan lalu, tepatnya mulai 8 hingga 19 Juni. Kegiatan belajar melalui daring pada program ini diikuti 92 peserta dari 16 negara. Ada beberapa kendala yang menuntut kesabaran para pengajar ketika mengajar para mahasiswa asing secara online tersebut.

Nissa Aprilia, salah seorang pengajar BIPA UM, mengungkapkan beberapa kendala yang dialami ketika mengajar para mahasiswa asing tersebut. “Kalau melalui Zoom kan tiap 30 menit kami break dulu. Selain itu, waktu kami kurang lebih juga sekitar 2 jam saja per kelasnya,” terang Nissa.

Nissa Aprilia, salah seorang pengajar BIPA UM saat memberikan materi via daring. Kelas tersebut diikuti 92 mahasiswa asing dari 16 negara.

Selain itu, dia juga menyebut masih ada sejumlah kendala teknis yang dihadapi. Seperti jaringan internet. ”Kalau langsung (tatap muka) kami bisa lakukan group work, drama, atau bisa langsung praktik,” ujar Nissa.

Sementara, Direktur BIPA UM Dr Gatut Susanto mengatakan, pihaknya memahami di masa pandemi Covid-19 ini banyak orang galau dan susah. “Tujuan awal kami sebenarnya adalah untuk menciptakan kebahagiaan. Teman-teman pengajar di BIPA UM itu ingin menebar kebahagiaan, utamanya bagi yang belajar bahasa Indonesia,” ujar Gatut. Lewat cara itu, dia ingin agar semua orang bisa saling memberi semangat dan kepedulian.

Menurut Gatut, program BIPA pada semester ini sudah selesai. Kelas-kelas yang dibuka pun kini sudah memasuki tahap evaluasi. ”Evaluasi yang dilakukan itu sederhana, berbeda dengan kelas yang berbayar. Tapi nanti para peserta kelas daring itu juga akan mendapatkan sertifikat,” kata Gatut.

Tahap evaluasi itu pun juga disisipi dengan kelas Bahasa Indonesia yang dibuka secara gratis. Gatut menjelaskan, perwakilan mahasiswa asing itu datang dari Amerika Serikat, Mesir, Kamboja, Thailand, Korea Selatan, Panama, Rusia, Tiongkok, Yaman, India, Australia, Tunisia, Bangladesh, Pakistan, Jepang, dan Singapura.

Sumber dari: https://radarmalang.jawapos.com/pendidikan/23/06/2020/tiap-30-menit-break-pengajar-di-bipa-um-dituntut-sabar/

Leave a Reply