TAKUT BIAYA MAHAL, 115 MABA UB MUNDUR

TAKUT BIAYA MAHAL,  115 MABA UB MUNDUR, Malang Post 19 Mei 2017

TAKUT BIAYA MAHAL, 115 MABA UB MUNDUR, Malang Post 19 Mei 2017

Malang Post 19 Mei 2017

MALANG- Sebanyak 115 calon mahasiswa baru (maba) mengundurkan diri dari Universitas Brawijaya (UB). Jumlah tersebut diketahui setelah verifikasi pemberkasan maba yang diterima dijalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017. Di jalur ini, UB menerima 3.000 maba dan hanya 2.968 yang melakukan daftar ulang.

Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mochammad Bisri. MS menilai, pengunduran diri ratusan mahasiswa ini karena rasa khawatir calon mahasiswa pada biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Saya rasa mereka memang takut akan ditetapkannya UKT, Karena melihat gedung yang besar begini ya,” ungkap Bisri.

Peserta yang mengundurkan diri terbanyak adalah dari program studi petemakan. Sebanyak 12 orang mengundurkan diri dari program studi ini. “Bisa jadi kalau dari jurusan petemakan ini mereka semua salah pilih jurusan. Karena UKT untuk prodi ini tidak terlalu tinggi.” papar Bisri.

UKT Prodi Petemakan tahun lalu terendah Rp 500 ribu dan tertinggi sebesar Rp 6 juta. Berkaca dari data besaran UKT tahun lalu UB, membagi UKT dalam enam golongan. Besarannya mulai Rp 500 ribu sampai Rp 23 juta untuk pendidikan kedokteran. “Ya kalau untuk tahun lalu kira-kira segitu. Tahun ini UKT masih kami evaluasi. Jadi memang belum penetapan,” pungkasnya.

Berbeda dengan UB, Universitas Negeri Malang (UM) justru sudah menetapkan besaran UKT. Target 1900 mahasiswa untuk jalur SNMPTN pun sudah terpenuhi. Sebanyak 1969 sudah daftar ulang dan resmi menjadi mahasiswa UM. “Memang ada yang mengundurkan diri hanya belasan saja,” ungkap wakil rektor I UM, Prof. Dr. Haryono, M.Pd.

la mengungkapkan, UKT memang sudah ditentukan. Bahkan 1554 mahasiswa sudah membayar. “Detailnya penerima bidikmisi 411 mahasiswa, penerima non bidikmisi 1558,” ungkap Haryono.

la pun mengungkapkan, kemungkinan pengunduran diri belasan peserta adalah karena kesalahan jurusan. “Tidak mungkin kalau karena UKT, karena UKT sudah kami siarkan sejak registrasi on line. Jadi kalau karena UKT adalah kemung¬ kinan kecil saja,” pungkasnya. (sin/oci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *