Sejumlah Kampus di Malang Dapat Kuota KIP Kuliah Kemendikbud untuk Mahasiswa Terdampak Corona

SURYAMALANG.COM | MALANG – Kemendikbud menyediakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi orangtua mahasiswa yang terkena dampak corona. Politeknik Negeri Malang (Polinema) mendapatkan kuota program KIP Kuliah itu untuk ratusan mahasiswa.

“Jumlah Rp 2,4 juta/mahasiswa, tapi hanya untuk satu semester,” jelas Direktur Polinema, Awan Setiawan, Kamis (23/7/2020).

Sejumlah Kampus di Malang Dapat Kuota KIP Kuliah Kemendikbud untuk Mahasiswa Terdampak Corona

sylvianita widyawati/suryamalang.com/Gedung Graha Polinema Malang 

Awan menerangkan KIP Kuliah ini bisa dibilang ini seperti UKT/SPP gratis meski hanya satu semester.

“Misalkan UKT-nya Rp 5 juta/semester, maka dibantu pemerintah Rp 2,4 juta,” jelas Awan.

Sementara Universitas Negeri Malang (UM) mengumumkan adanya KIP Kuliah lewat web kampus dan media sosialnya, seperti di Instagram.

“Ini bagi mahasiswa yang ortunya/penanggungjawab biaya kuliah mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi Covid-19 sehingga tidak sanggup membayar UKT semester ganjil tahun akademik 2020/2021,” imbuh Wakil Rektor II UM, Prof Dr Heri Suwignyo MPd.

Beberapa syarat bagi yang mengajukan seperti tidak sedang mendapat beasiswa Bidik Misi on going (sedang berlangsung), atau beasiswa dari dana APBN/APBD dan swasta.

Sebab untuk UKT-nya sudah dibayarkan pemberi beasiswa.

Untuk mekanismenya, mahasiswa perlu mengajukan permohonan ke rektor, surat keterangan pekerjaan orangtua dan surat PHK dari perusahaan dll.

Pengajukan permohonan sejak 11-18 Juli 2020 dan verifikasinya pada 19-23 Juli 2020.

Sedang pengajuan ke Kemendikbud pada 24 Juli 2020.

Sedang untuk Universitas Islam Malang (Unisma) juga telah menyampaikan data mahasiswa untuk mendapatkan bantuan SPP bagi ortunya yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sifatnya bukan mengajukan. Tapi kita diminta menyampaikan data mahasiswa dalam data base kami memiliki kemampuan ekonomi relatif rendah,” tukas Dr Ir Badat Muwakhid MP, Wakil Rektor 3 Unisma.

Datanya sudah disampaikan ke LL Dikti Jatim. Jumlahnya hampir mencapai seribu mahasiswa.

“Nanti sesuai penjelasan LL Dikti, masing-masing perguruan tinggi akan diberi kuota oleh LL Dikti. Saat ini kami dalam posisi menunggu kuota,” jelas Badat.

Sumber dari: https://suryamalang.tribunnews.com/2020/07/23/sejumlah-kampus-di-malang-dapat-kuota-kip-kuliah-kemendikbud-untuk-mahasiswa-terdampak-corona

Leave a Reply