Resmikan Soft Opening Gedung Kembar Baru, Menristek Dikti Minta Kontribusi UM untuk Negara

MALANGTIMES – Tidak jauh dari Graha Rektorat Universitas Negeri Malang (UM), terdapat dua gedung kembar yang sedang dalam proses pembangunan. Dua gedung kembar baru tersebut adalah Gedung Kuliah Bersama (GKB).

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof H Mohamad Nasir PhD Ak secara resmi membuka soft opening GKB UM tersebut, Selasa (3/9/2019).

Dua GBK UM itu dibangun melalui proyek 4 in 1 yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan perguruan tinggi di Indonesia.

Menristek Dikti Mohamad Nasir (kanan) bersama para pimpinan Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Menristek Dikti Mohamad Nasir (kanan) bersama para pimpinan Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Kini pembangunan telah memasuki minggu ke-51 dengan capaian 54 persen. Gedung tersebut dicanangkan akan selesai pada Juni 2020 mendatang.

Nasir berharap pembangunan kedua gedung tersebut selesai dengan baik dan semua selamat hingga akhir pembangunan.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta sumbangsih UM untuk negara. “Kampus UM sudah bagus luar biasa. Selanjutnya adalah apa yang kampus berikan untuk negara,” ucapnya.

Sebagai kampus yang berkonsentrasi pada learning university, UM diharapkan terus meningkatkan learning inovation. “Kami tidak menuntut banyak. Hanya bagaimana UM mencerdaskan anak bangsa dengan kualitas yang semakin tahun semakin meningkat,” pesan menristek dikti.

Sementara itu, Rektor UM Prof Dr H Ah. Rofi’udin MPd menyampaikan bahwa dua GKB UM kali ini akan memberikan pengaruh besar terhadap pengembangan kapasitas dan kualitas UM di masa mendatang.

Ia menjelaskan, GKB tersebut terdiri atas dua gedung yang memiliki tipikal yang sama dengan 9 lantai. Gedung itu menempati areal lahan UM yang luasnya kurang lebih 39.640 m2 dengan luas lantai untuk kedua gedung tersebut sebesar 44.917 m2.

“Penggunaan 9 lantai untuk masing-masing gedung tersebut di antaranya adalah lantai 1 dan 2 digunakan untuk area parkir mobil, laboratorium, ruang dosen dan ruang kuliah. Sedangkan untuk lantai 3-7 digunakan untuk ruang kelas, ruang seminar, ruang baca, ruang dosen, perpustakaan, dan common space area. Selanjutnya untuk lantai 8-9 digunakan untuk ruang auditorium, ruang serbaguna, ruang seminar, ruang testing center, dan laboratorium bahasa,” bebernya.

Selain itu, gedung kembar ini  dilengkapi dengan taman, amphitheatre, bangunan power house, saluran air hujan, plengsengan sungai, parkir kendaraan roda 2 dan 4, serta pedestrian.

Sumber dari: https://www.malangtimes.com/baca/43541/20190903/162900/resmikan-soft-opening-gedung-kembar-baru-menristek-dikti-minta-kontribusi-um-untuk-negara

Leave a Reply