Mahasiswa 41 Negara Menari

Surya 9 November 2016

Surya 9 November 2016

Surya 9 November 2016

Mahasiswa 41 Negara Menari

MALANG, SURYA – Sebanyak 80 peserta 41 negara mengikuti UM iCamp 2016 yang digelar Lembaga Hubungan Internasional (HI) Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan pada 8-13 November 2016 ini bermitra dengan IOP Unair Surabaya.
Prof Dr Yazid Bastomi, Direktur HI UM menyatakan kegiatan ini baru pertama kalinya “M upaya kami mengenalkan UM pada khalayak intemasional,” jelas Yazid
Semula peminat acara ini-102 orang. Namun setelah proses administrasi, 80 mahasiswa dinyatakan lolos. Mereka mahasiswa dari berbagai negara yang mendapat kesempatan mengikuti aktivitas akandemis dan non akademis di UM.
“Kegiatannya gabungan antara akademik dengan cara menyenangkan dan sedikit adventure,” paparnya.
Secara detil mereka akan belajar mengenai se-Indonesia, seperti terkait pariwisata, potensi pendidikan, dan laihnya. Beberapa negara yang mengirimkan mahasiswanya ke UM antara lain dari AS, Pakistan , Thailand, Brunei, dan negara-hegara di Afrika.
Mahasiswa yang ikut kegiatan ini kami utamakan dari kampus yang telah memiliki MoU dengan UM,” paparnya
Hari pertama kegiatan adalah sesi selamat datang dan pengenalan di Lembah Tumpang’Resort, Kabupaten Malang. Kegiatan dilanjtukan dengan seremonial di Graha Cakrawala dari DM, dan keesokan harinya mereka mengun jungi Bromo. ‘
Dijelaskan Yazid, tiga hari pertama di Tumpang diisi belajar menari dan gamelan. Setelah itu dua malam terakhir menginap di Ubud Hotel. Mereka juga ke Museum Topengdi Kota Batu.
“Kalau saya lihat, antusiasme peserta tinggi digelar.  meski ada kendala bahasa,” tandasnya.
Sementara itu, enam delegasi dari India belajar di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Malang selama 5 hari. Mereka juga akan melakukan kunjxmgan ke tim fasilitator PNPM Mandiri di Kecamatan Pagelaran dan Kasembon.
Menurut dr Kuputha Athoshe Serna, ADDL Project Director Provinsi Nagaland, selaku ketua rombongan, mereka sengaja memilih Malang karena mempunyai program yang rupa di negaranya. Program itu adalah PNPM Generasi Sehat Cerdas yang didukung Bank Dunia.
“Kabupaten Malang juga mempunyai kesamaan geografis dengan wilayah India Tengga Kami bisa belajar soal pelaksanaan program ini,” tutur Kuputha di Pendopo Agung Kabupaten Malang, kemarin. (vie/day)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *