Kafilah Universitas Negeri Malang dan Universitas Brawijaya Bersaing Ketat di MTQ Mahasiswa Nasional

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) Malang bersaing ketat di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional (MN) ke-16 di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh.

UM mendapat 64 poin dan UB dengan 63 poin, Sabtu malam (3/8/2019). “Hanya selisih satu poin. Ini berarti persaingan sangat ketat. Tapi kami berhasil mempertahankan sebagai juara umum keempat kalinya,” jelas Wakil Rektor III UM, Dr Mu’arifin MPd saat memyambut kedatangan kafilah UM di ruang senat UM, Senin (5/8/2019).

Meski berhasil juara keempat kalinya, namun UM akan mengevaluasi diri. “Terima kasih sudah maksimal di MTQ MN. Hasil tidak mengkhianati prosesnya,” kata Mu’arifin. Total persiapan UM untuk ajang yang diselenggarakan Kemenristekdikti selama lima bulan sebelum pelaksanaan. Ia menyatakan rasa bangga karena UM berhasil menyisihkan 229 perguruan tinggi se Indonesia yang ikut di event itu.

Total jumlah peserta ada 2484 orang dan berasal dari 34 provinsi. Dikatakan, UM dan UB sama-sama mendapat tiga medali emas. Peraknya juga sama-sama tiga. Namun kelebihan di UM, memiliki beberapa perunggu. Menunggu siapa juara umumnya juga menimbulkan rasa deg-degan bagi UM. “Awal-awal banyak tidak disebut. Baru belakangan, UM disebut-sebut juara. Akhirnya ketahuan jumlah poinnya ya diakhir,” papar dosen FIK ini.

UM memenangkan 12 cabang lomba di MTQ MN. Juara pertama di Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), karya tulis Al Quran dan Desain Aplikasi Al Quran.

Hasil yang dievaluasi seperti debat Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang kalah. Padahal di UM memiliki Prodi Bahasa Arab. Namun kalah dengan UB. Sementara untuk kafilah UB disambut meriah sejak turun dari bus, Senin sore (5/8/2019).

Kafilah Universitas Negeri Malang (UM) dan UB (Univeristas Brawijaya) Malang yang meraih kemenangan di MTQ Mahasiswa Nasional ke 16 di Unsyiah Banda Aceh, Sabtu (3/8/2019). UM meraih juara umum keempat kali dan UB di peringkat dua.
Kafilah Universitas Negeri Malang (UM) dan UB (Univeristas Brawijaya) Malang yang meraih kemenangan di MTQ Mahasiswa Nasional ke 16 di Unsyiah Banda Aceh, Sabtu (3/8/2019). UM meraih juara umum keempat kali dan UB di peringkat dua. (Sylvianita Widyawati)

Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS mengalungkan rangkaian bunga kepada setiap rombongan kafilah. Mereka kemudian dibawah ke lantai 6 rektorat dimana hadir dekan dan para wakil dekan bidang kemahasiswaan di UB. Achmad Muwafik, Ketua Kafilah UB menyatakan raihan juara 2 ini sebagai pencapaian luar biasa. Sebab selisihnya hanya satu poin dari UM.

“Sebab di MTQ MN ke 15 di UB dua tahun lalu, selisih UM dan UB cukup signifikan. Yaitu 21 poin. Karena itu ini luar biasa hanya selisih satu poin,” kata Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Fisip UB ini. Di MTQ MN ke 15, UM juara umum ketiga. Dan UB di peringkat dua. Posisi sama dengan di MTQ ke 16 di Unsyiah.

Sedang peringkat 3 yaitu UGM meraup 41 poin. Selisihnya cukup jauh dengan UM dan UB. Dikatakan, 30 tahun ada MTQ, baru di pelaksanaan ke 15 bisa masuk percaturan MTQ. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB Prof Dr Abdul Hakim menyatakan untuk medali emas di ajang MTQ MN 2019 ada 25. “Dan enam medali diraih UM dan UB. Masing-masing dapat tiga. Ini membanggakan,” kata Abdul Hakim.

Bekal UB di MTQ MN dua tahun mendatang yang rencananya diadakan di Bangka Belitung antara lain telah merekrut mahasiswa baru sebanyak 68 hafidz Al Quran. Mereka akan dibina. “Masalah reward, nanti diproses WR 3 ya,” ungkap Nuhfil. Ia menyatakan perjuangan harus terus dilakukan dan mengapresiasi kerja keras tim.

Sumber dari: https://suryamalang.tribunnews.com/2019/08/05/kafilah-universitas-negeri-malang-dan-universitas-brawijaya-bersaing-ketat-di-mtq-mahasiswa-nasional

Leave a Reply