8 Tips dari Ketua IAI Komda Malang Raya Menjaga Stabilitas Keuangan Keluarga saat Wabah Virus Corona Minggu, 5 April 2020 17:48

SURYAMALANG.COM, KLOJE – Saat semua berada di rumah karena pandemi virus corona atau Covid-19, maka tantangannya adalah bagaimana mengelola keuangan rumah tangga.

Assoc Prof Dr Puji Handayati, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) yang juga Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komda Malang Raya dan Tim Ahli Percepatan Pembangunan Kota Malang memberikan tipsnya terkait hal ini.

8 Tips dari Ketua IAI Komda Malang Raya Menjaga Stabilitas Keuangan Keluarga saat Wabah Virus Corona

IST/Assoc Prof Dr Puji Handayati, Ketua IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) Komda Malang Raya. 

Berikut tipsnya :

1. Beli kebutuhan pokok (sembako) secukupnya sesuai dengan kebutuhan keluarga untuk (2-4 minggu)

2. Jangan ‘panic buying’ sehingga membeli dalam jumlah besar. Hal ini bisa membuat harga barang naik (hukum mekanisme pasar)

3. Miliki uang tunai yang cukup untuk berjaga- jaga. Hal ini untuk mengakomodir jika terjadi kondisi darurat. Sisihkan 10-30 persen untuk dana ini atau sekitar 3-4 kali dari pengeluaran rutin

4. Berlaku hemat, tunda pengeluaran yang tidak perlu

5. Disiplin anggaran.

“Saat kita di rumah, yang kita pegang adalah HP. Di mana seringkali kita mendapat tawaran dari berbagai merchant dengan diskon-diskon yang menggiurkan. Jangan terpancing, tetap fokus pada kebutuhan yang penting saja. Ini upaya untuk disiplin anggaran,” ujar Puji.

6. Cari penghasilan dari rumah. Di rumah bukan berarti santai atau berpangku tangan. Tapi perlu kreativitas untuk menghasilkan sesuatu.

Anda bisa menjadi reseller atau justru barang yang anda buat dirumah bisa dijual secara online. Manfaatkan berbagai media sosial yang anda miliki. Seperti Facebook, Instagram, line dll untuk media promosi.

7. Menabung dalam bentuk investasi. Jika Anda memiliki kelebihan dana, maka tabunglah dalam bentuk investasi yang memiliki risiko penurunan terkecil, misal pada logam mulia.

8. Jaga kesehatan. Karena ini harta termahal yang kita miliki. Dengan anda sehat tidak ada pengeluaran untuk berobat.

Dipaparkannya, hikmah terbesar dari kondisi Covid 19 ini adalah betapa berharganya menjaga kebersihan dan kesehatan diri kita.

“Marilah kita semua berdoa agar badai ini cepat berlalu..,” ujar Wakil Dekan II FE UM ini.

Dikatakannya, pandemi memberi efek pada semuanya. Terberat pada para masyarakat kelas menengah kebawah yang sangat menggantungkan hidupnya pada pendapatan harian. Apa yang didapat hari ini, itulah yang akan dimakan untuk keluarganya.

“Jika tidak bekerja, maka tidak ada yang dihasilkan untuk keluarganya,” katanya.

Tak hanya sektor ekonomi informal, yang formal juga merasakan dampaknya.

Dunia industri lesu, pusat bisnis dan hiburan seperti mall juga sepi karena warga juga tidak berani keluar rumah karena himbauan pemerintah. Bahkan ada sudah mulai mengalami kebangkrutan.

Sumber dari: https://suryamalang.tribunnews.com/2020/04/05/8-tips-dari-ketua-iai-komda-malang-raya-menjaga-stabilitas-keuangan-keluarga-saat-wabah-virus-corona?page=all

Leave a Reply