Jelas: Tidak Boleh Menyerah

Aturannya Jelas: Tidak Boleh Menyerah

Aturannya Jelas: Tidak Boleh Menyerah

pixabay.com

Pada zaman yang semakin maju ini, banyak orang yang mencari peluang dalam bidang wirausaha. Tak sedikit pula yang memilih bisnis makanan maupun pakaian dalam wirausahanya. Namun, dalam berwirausaha tentu perlu strategi supaya apa yang dilakukannya dapat membawa profit dan terlaksana dengan lancar.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menjadi pembicara dalam acara talkshow dengan tema Menjadi Entrepreneur Muda Sebelum 30 Tahun di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (18/5/2018). Pada talkshow-nya kali ini, ia membeberkan banyak hal mengenai wirausaha.

Acara dimulai pada pukul 15.00. Pada sesi talkshow, Kaesang menceritakan perjalanannya dalam berwirausaha. Awal SMA, ia membuat clothing line, sebuah perusahaan pakaian. Namun, usahanya itu pada akhirnya mengalami kemerosotan.

Ia mencoba usaha lain yaitu, bekerja sama dengan Neckerman, Java Brown, Lenovo, Vivo, Chitato, serta Polytron. Selain itu, ia juga mencoba berkolaborasi untuk membuat aplikasi game “Kuis Iseng”.

Proyek terakhir yang ia ciptakan ialah makanan ringan yaitu, pisang goreng crispy dengan balutan saus manis bermacam-macam rasa dan topping di atasnya. Produknya yang bernama Sang Pisang saat ini dibuka di Kota Malang tepatnya di Jalan Soekarno Hatta PTP II Ruko 7.

Produk pisang goreng itu memiliki keunikan tersendiri. Ada enam proses pembuatan sebelum siap untuk digoreng.

Ia menyatakan, pisang goreng yang ia jual ini bukan pisang goreng seperti pada umumnya. Kalau berwirausaha sama dengan yang lain maka orang tidak akan bisa membedakan yang mana produk milik sendiri dan yang mana produk milik orang lain.

“Orang berwirausaha harus out of the box, berpikiran nggak harus sama dengan yang lain,” ungkapnya.

Setelah bisnis pisang goreng, ia tidak ingin berhenti sampai pada usaha ini, masih ada usaha-usaha selanjutnya yang ingin ia bangun seperti usaha ayam goreng, bubur, kopi, dan jajanan anak kecil.

Peserta menikmati paparannya karena usaha yang dilakukan mudah diterima peserta yang hampir semuanya mahasiswa.

Fika Aghnia Rahma
Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia
Universitas Negeri Malang

sumber dari: http://surabaya.tribunnews.com/2018/05/30/aturannya-jelas-tidak-boleh-menyerah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *