Mahasiswa Kenalkan Perangkap Hama Tanpa Listrik

Mahasiswa Kenalkan Perangkap Hama Tanpa Listrik

09-05-2018 Editor : rosida

Uploader :irawan

MALANG– Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil menciptakan teknologi perangkap hama ngengat yang diberi nama P-MOAT (Portable Moth Atractor Technology).

Ketua Tim, Robby Wijaya mengungkapkan terciptanya alat ini berawal dari permasalahan yang didapatkan dari studi lapangan pada salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Jawa Timur, yaitu Probolinggo.

“Kalau pada umumnya produk itu tercipta hanya lewat sebuah inovasi, beda halnya dengan P-MOAT yang tercipta karena ada sebuah permasalahan dan ingin menciptakan inovasi produk yang bermanfaat dan dapat diterima masyarakat,” jelas Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif ini.

Mahasiswa Kenalkan Perangkap Hama Tanpa Listrik

P-MOAT memang sengaja diciptakan sebagai perangkap hama ngengat pada bawang merah. Menurutnya tidak menutup kemungkinan bahwa produk ini nantinya akan dikembangkan di sektor lain seperti padi, tembakau dan lainnya.

P-MOAT bukan alat perangkap hama bawang merah pertama kalinya yang diciptakan. Menurut Robby, sebelumnya petani telah memiliki alat serupa akan tetapi masih memiliki banyak kelemahan dan tingkat efektifitas yang masih rendah.

“Berdasarkan wawancara yang saya lakukan, petani itu menggunakan listrik PLN sehingga biaya operasional meningkat yang berdampak pada menurunnya pendapatan bersih. Selain itu, penggunaan air sebagai media penjebak juga kurang efektif karena masih besar kemungkinan hama yang tertangkap lepas,”sambung ketu tim PKM Kewirausahaan ini.

Kelemahan-kelemahan itulah yang dijadikan oleh mahasiswa bimbingan Dr. Hj. Widiyanti M.Pd ini d imanfaatkan sebagai kelebihan dan akan diperkenalkan ke Petani Bawang seluruh Indonesia. Menggunakan lampu LED dan juga baterai sebagai sumber listrik, membuat alat ini memiliki tingkat keamanan terhadap petani lebih baik. Selain itu, menggunakan sistem Lampu Tabung Lem (LaTaLe) menjadikan produk ini memiliki tingkat efektifitas 40% lebih baik berdasarkan uji coba yang mereka lakukan.

Dalam waktu dekat ini, produk akan diperkenalkan melalui media sosial yaitu instagram @p_moat dan juga website www.pmoat.com. Sebelum menjadi produk yang akan diproduksi masal,P-MOAT juga telah memiliki beberapa prestasi mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Juara 1 Festival Entreprenur Nasional 2017 di Universitas Negeri Jakarta dan meraih Gold Medal Idris 2017 di Malaysia adalah 2 diantaranya. (oci)

Sumber dari: http://www.malangpostonline.com/read/257/mahasiswa-kenalkan-perangkap-hama-tanpa-listrik/1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *