Mengawal Bahasa Indonesia

Surya 10 Januari 2018

HANYA mereka yang belajar yang akan mekar. Pepatah lama itu, tak pernah lekang oleh waktu. Itu pula yang melatari kami, para pengajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kamis (4/1) mengunjungi Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM).

Setelah sebelumnya, kunjungan ke Prodi Pendidikan bahasa Indonesia Universitas Negeri Surabaya dilakukan. Kunjungan ke UM ini dalam rangka perbalkan kurikulum untuk pengajaran pada semester berikutnya.

Sebagai program studi yang relatif baru bertumbuh, kegiatan ini diharapkan dapat membuka pintu keijasama di masa mendatang. Digawangi Wakil Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UTM, Wahid Khoirul Ikhwan besertaenam dosen prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, kami diterlma di ruangdosen Jurusan Sastra Indonesia UM, di gedung E7 lantai satu.

Mengawal Bahasa Indonesia, Surya 10 Januari 2018

Mengawal Bahasa Indonesia, Surya 10 Januari 2018

Penuh kehangatan, kepala jurusan Sasindo UM, Prof Dr Heri Suwignyo MPd dan Sekretaris Jurusan Dr

Martutik MPd, delapan jajaran dosen menyambut dan bertukar pikiran terkait kurikulum terkini Bahasa Indonesia. Sejumlah rekomendasi didapat. di antaranya komitmen UTM melalui Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, menjadipintu pelaksanaan
penelitian berbasis kemaduraan melalui kehadiran matakuliah pilihan Bahasa Madura.

Guru Bahasa Indonesia di Madura harus memiliki kecakapan berbahasa Madura sebagai upaya pendekatan ke dalam kebudayaan Madura. Alasannya karena sekali lagi, belajar bahasaadalah belajar tentang kebudayaan.

Acara semi-fomal yang berlangsung sejak pukul 09.30 – 11.30 WIB itu berjalan hangat yang sesekali diselingi celetukan jenaka. Mengajar caloh guru bahasa Indonesia masa depan, baik di Malang maupun di Madura tentu memiliki tantangan masing-masing.

Dengan cepatnya pembahan kebijakan maupun kurikulum yang ditetapkan pemerintah tentu menambah beban tantangan itu. Hanya saja kami percaya, itu merupakan bagian dari tantangan kedinamisan kehidupan manusia kelak yang sebagian kecilnya dapat diramalkan sejak klni.

Mari bersama membekali calon gum masa depan dengan bekal terbaik melalui sajian kurikulum yang terns diperbaiki.

(http://surabaya. tribunnews. com/2018/01/08/iniyang-terjadi-ketika-dosen-utm-dan-um-bertemu-danbertamu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *