Dosen UM Latih 70 Seniman Keramik India

Dosen UM Latih 70  Seniman Keramik India , Malang Post 29 Desember  2017

Dosen UM Latih 70 Seniman Keramik India , Malang Post 29 Desember 2017

MALANG- Karya-karya figuratif dekoratif menjadi ciri khas Dosen Jurusan Seni dan Desan Universitas Negeri

Malang (UM) Dr. Ponimin, M.Hum. Karena itu pula, Ponimin diundang sebagai pemateri workshop dalam agenda Delhi Ceramic Festival, India. Pada 25-30 November lain, ia berbicara di hadapan 70 seniman keramik India.

Kepada Malang Post, Ponimin menuturkan, peserta yang mengikuti workshop dipilih dari 13 provinsi dari seluruh India, misalnya dari Mombay Rajastan, Kolkutha, Jaepur, Gujarat, Agra,’ Andrapradesh dan lainnya. Pada festival tersebut, para peserta dimdnta memberikan pemlaian terhadap karyayang disuguhkan Ponimin. Baik dari tingkatkeunikan teknik maupun cara mendemonstrasikan hasil karya figuratif khas Ponimin

‘Tekniksaya ini tidakditemukandi seluruh India dan mereka menilai apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang tidak dilakukan oleh keramikus duma,” ungkapnya,  Ponimin mengenalkan teknik picking headbuilding yang menekankan kemampuan skill motorik dan kemahiran jari jari langan yang didukung oleh emosional estetik. Maka ketika imajinasi estetik yang ditopang oleh kemahiran tersebut dapat menghasilkan karya- kaiya figuratif dekoratif yang ia lakukan. Delhi Ceramic Festival ini diselenggarakan oleh lembaga asosiasi keramik seni yang terkemuka dan tertua

Festival ini ditangani oleh sekelompok seniman dan akademisi guna meningkatkan keramik di India maupun tingkat dunia. Oleh karena itu lembaga ini secara rutin mengadakan semacam festival, workshop keramik, pameran keramik maupun simposium keramik.

“Saya sudah mengikuti kegiatan ini untuk kedua kalinya. Pertama tahun 2009 yang berupa Terakota Eksploration New Delhi India. Karena karya saya terbilang unik, maka pada program Delhi ceramic festival 2017 saya diundang secara khusus untuk menampilkan kembali teknik tersebut serta memimpin workshop di program tersebut,” jelas Ponimin.

Dalam workshop tersebut, Ponimin juga mendapatkan penghargaan Certificate of Excellence in Conducting Ceramic Workshop. Pada kesempatan tersebut, ia juga memamerkan karyanya berupa Kendi Patirtan Kehidupan. Sebuah karya kontemporer yang mengusung kearifan lokal Indonesia. Pameran dilaksanakan pada 1-3

Desember di Museum Keramik Sankritikendra India.

“Karya seni yang saya tampilkan keramik figuratif yang mengimajinasi dari bentuk- bentuk binatang, manusia dan makhluk mitologis,” bebernya.

Karya- karya dihadirkan, lanjutnya, semuanya diproduksi di museum keramik Sankritikendra India. Yang menggunakan bahan dari tanah liat stoneware katmandu dekat Kolkuta dan tanah liat stonewere dari India, (oci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *