Dosen UM Latih 70 Seniman Keramik India

MALANG – Karya-karya figuratif dekoratif menjadi ciri khas Dosen Jurusan Seni dan Desan Universitas Negeri Malang (UM) Dr. Ponimin, M.Hum. Karena itu pula, Ponimin diundang sebagai pemateri workshop dalam agenda Delhi Ceramic Festival, India. Pada 25-30 November lalu, ia berbicara di hadapan 70 seniman keramik India.
Kepada Malang Post, Ponimin menuturkan, peserta yang mengikuti workshop dipilih dari 13 provinsi dari seluruh India, misalnya dari Mombay, Rajastan, Kolkutha, Jaepur, Gujarat, Agra, Andrapradesh dan lainnya. Pada festival tersebut, para peserta diminta memberikan penilaian terhadap karya yang disuguhkan Ponimin. Baik dari tingkat keunikan teknik maupun cara mendemonstrasikan hasil karya figuratif khas Ponimin.
“Teknik saya ini tidak ditemukan di seluruh India dan mereka menilai apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang tidak dilakukan oleh keramikus dunia,” ungkapnya.
Ponimin mengenalkan teknik piching headbuilding yang menekankan kemampuan skill motorik dan kemahiran jari jari tangan yang didukung oleh emosional estetik. Maka ketika imajinasi estetik yang ditopang oleh kemahiran tersebut dapat menghasilkan karya- karya figuratif dekoratif yang ia lakukan.
Delhi Ceramic Festival ini diselengarakan oleh lembaga asosiasi keramik seni yang terkemuka dan tertua di Delhi. Festival ini ditangani oleh sekelompok seniman dan akademisi guna meningkatkan keramik di India maupun tingkat dunia. Oleh karena itu lembaga ini secara rutin mengadakan semacam festival, workshop keramik, pameran keramik maupun simposium keramik.
“Saya sudah mengikuti kegiatan ini untuk kedua kalinya. Pertama tahun 2009 yang berupa Terakota Eksploration New Delhi India. Karena karya saya terbilang unik, maka pada program Delhi ceramic festival 2017 saya diundang secara khusus untuk menampilkan kembali teknik tersebut serta memimpin workshop di program tersebut,” jelas Ponimin.
Dalam workshop tersebut, Ponimin juga mendapatkan penghargaan Certificate of Excellence in Conducting Ceramic Workshop. Pada kesempatan tersebut, ia juga memamerkan karyanya berupa Kendi Patirtan Kehidupan. Sebuah karya kontemporer yang mengusung kearifan lokal Indonesia. Pameran dilaksanakan pada 1-3 Desember di Museum Keramik Sankritikendra India.
“Karya seni yang saya tampilkan keramik figuratif yang mengimajinasi dari bentuk- bentuk binatang, manusia dan makhluk mitologis,” bebernya.
Karya- karya  dihadirkan, lanjutnya, semuanya diproduksi di museum keramik Sankritikendra India. Yang menggunakan bahan dari tanah liat stoneware katmandu dekat Kolkuta dan tanah liat stonewere dari India. (oci)
Sumber dari: https://www.malang-post.com/pendidikan/dosen-um-latih-70-seniman-keramik-india

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *