Dosen UM Teliti Polusi Pantai Selatan

Dosen UM Teliti Polusi Pantai Selatan, Surya 28 Desember 2017

Dosen UM Teliti Polusi Pantai Selatan, Surya 28 Desember 2017

MALANG, SURYA – Menjadi salah satu dari sedikit peneliti logam berat dan Isotop Pb membuat dosen Universitas Negeri Malang, DrSc Anugrah Ricky Wijaya MSc, terns meneliti kan-
dungan logam berat dan Isotop Pb di laut.

Penelitian itu dia lakukan dengan menganalisa kandungan sedimen dan terumbu karang untuk memonitor polusi lingkungan dan mengetahui sumber natural serta potensi perairan. “Manfaatnya adalah menjaga ekosistem laut dan secara rutin menganalisa kandungan logam berat untuk mencari sumber polusi lingkungan dan sumber natural dengan Isotop Pb. Sedimen dlambil dari hulu ke hilir sampai mendekati laut lepas,” jelas Anugrah Ricky Wijaya, Rabu
(27/12).

Lulusan The Ryukyus University Jepang itu memulai penelitian di Pantai Selatan Prigi, Trenggalek pada 2016 dengan dana hibah doktor

Kemenristekdikti sebesar Rp 120 juta. la menganalisa dengan alat 1CP-MS (Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry) dan TIMS (Thermal Ionization Mass Spectrometry) di Jepang.

“Dari eksplorasl geoklmia kelautan yang saya lakukan, hasilnya masih taraf normal tidak berpolusi. Namun seharusnya bisa ditingkatkan lagi menjadi di bawah taraf sesuai WHO. Apalagi Prigi akan menjadi .ekowisata,” jelas Anugrah yang juga lulusan Universitas Brawijaya itu.

Dosen Kimia FM1PA UM itu mengatakan, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa sumber natural Prigi cukup baik dengan gizi melimpah, sehingga sangat direkomendasikan bagi nelayan dan kelompok petani terumbu karang untuk meningkatkan sumber daya produktivitas peralran.

“Ada titlk-titik tertentu di Pantai Selatan Prigi, yang disebut Pantai Bangkukan yang memiliki sumber natural besar. Bupati Trenggalek
juga sudah melakukan MoU dengan Rektor UM untuk eksplorasi potensi perairan,” kata Anugrah.

Menurutnya,  pesislr pantai Prigi  akan dijadlkan  pesisir tangguh dengan penanaman terumbu karang yang akan menghalang ombak, sehingga cocok untuk digunakan sebagal eko-wisata. (nh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *