Berkat Buku Tulis Desain Sesuka Hati, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ini Raih Juara 1 KMI

Berkat Buku Tulis Desain Sesuka Hati, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ini Raih Juara 1 KMI

Berkat Buku Tulis Desain Sesuka Hati, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ini Raih Juara 1 KMI

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati. Wakhid Anshori, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang membuat buku catatan dengan desain sesuka hati.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Tak terlalu sulit menemukan tempat usaha yang dirintis dua mahasiswa Malang (UM)’>Universitas Negeri Malang (UM) di Jalan Danau Matur, Sawojajar, Kota Malang.

Dua mahasiswa itu adalah Wakhid Anshori dan M Zainun Nafis.

Ada pagar rumah bertulis Didol Production.

Dua mahasiswa ini meraih juara 1 kategori industri kreatif di expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) ke VIII 2017 di Pontianak pada November 2017.

Ada beberapa kategori yang dilombakan di kegiatan itu.

Dua mahasiswa ini menang antara lain karena desain buku catatannya unik atau sesuai keinginan pemesan.

Dua mahasiswa ini membuka usaha pada 2015.

“Saat itu saya masih mahasiswa baru pada 2013.”

“Saya ingin punya usaha.”

“Saya ingin mengajukan Program Wirausaha Mahasiswa (PWM) di UM,” cerita Wakhid.

Dari sosialisasi itu, dia tahu bahwa PWM hanya bisa untuk pelaku usaha.

“Kalau yang masih belum punya usaha, tidak bisa,” ujarnya.

Niat berwirausaha pun tidak padam.

Dia suka desain grafis.

Sedangkan Nafis suka fotografi.

Akhirnya dua orang ini kolaborasi.

“Setiap hari saya memikirkan desain grafis yang bisa laku,” kenangnya.

Akhirnya dua orang ini memilih usaha jasa pembuatan buku catatan dengan desain sesuka hati pemesan.

Modalnya patungan.

Saat itu tidak ada kompetitornya di Kota Malang.

“Kami tidak memberlakukan minimum order.”

“Pesen satu saja kami layani. Ini yang jadi pembeda,” jelas mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi ini.

Karena belum ada pengalaman, dia orang ini trial and error.

Akhirnya dua orang ini menemukan formula yang pas.

“Waktu itu produknya belum sehalus sekarang,” ujarnya.

Selama dua bulan, dia memproduksi sekitar 100 buku catatan.

“Karena aktif di kegiatan kampus, saya membawa ke kampus.”

“Saya menawarkan kepada teman-teman, misalnya di kantin,” ujarnya.

Setiap buku catatan dipatok harga antara Rp 18.000 sampai Rp 24.000.”

“Setelah itu teman-teman tahu usaha Wakhid.

Dia mendapat permintaan pembuatan dari teman-temannya.

Agar desain menarik, biasanya gambar menyesuaikan jurusan mahasiswa.

Baru bulan keempat setelah usaha, dia mengajukan proposal ke PWM UM.

Akhirnya dia mendapat dana sebesar Rp 3 juta.

Saat itu dia masih kontrak rumah di Perumahaan BTU.

Kemudian pindah ke kawasan Perumnas Sawojajar.

Ada Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang digelar Kementerian Riset, Tekonologin dan Perguruan Tinggi (Kemeristek Dikti) pada 2017.

UM mengirim perwakilan dan mendapat dana Rp 20 juta.

Saat ini usahanya berkembang dengan dijalankan enam orang.

“Saya pikir setelah KBMI usai, tidak ada lagi. Ternyata ada Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI),” terangnya.

Sumber dari:http://suryamalang.tribunnews.com/2017/12/20/berkat-buku-tulis-desain-sesuka-hati-mahasiswa-universitas-negeri-malang-ini-raih-juara-1-kmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *