UM Bersih-Bersih Mahasiswa Tua

UM Bersih-Bersih Mahasiswa Tua, Surya 13 September 2017.

UM Bersih-Bersih Mahasiswa Tua, Surya 13 September 2017.

Download Surya 13 September 2017.

MALANG, SURTA – Besar nya presentase mahasiswa yang terlambat lulus di Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (FT UM), membuat Dekan FT UM, Dr Andoko. ST MT melakukan kebijakan ‘bersih-bersih’ selama satu tahun terakhir.

“Persentase mahasiswa yang terlambat lulus hingga 14 semester memang cukup banyak, yaitu
sekitar 4-5 persen. Jadi kami tawarkan bantuan pada mereka,” ujarnya. Selasa (12/9)”

Metode yang dilakukan FT UM adalah menurunkan grade tugas akhir. Tugas akhir
mereka jadi tidak sesulit dan tidak seketat skripsi pada umumnya. Karena memang sebaglan besar yang molor itu dlsebabkan terhambat pengerjaan tugas akhir. Tingkat kesulitannya
tinggi, Jadi menunmkan motivasi mereka,” jelas Andoko.

Mengenai kebijakan dari Wakil Rektor 1 UM yang memberi pilihan dengan penulisan artikel bagi para mahasiswa yang telat lulus, Andoko mengatakan belum mendengarnya.

Namun ia membenarkan UM memang sedang dalam proses bersih-bersih mahasiswa yang terlambat lulus. Yaitu mahasiswa SI yang sudah di semester 14, D3 yang sudah di atas semester 10, dan mahasiswa S2 dan S3 yang sudah lebih dari 5 tahun berkuliah.

“Penulisan artikel juga sebenamya tidak gampang. Menurut saya solus! dan kebijakan itu hams ditinjau lagi. Jika ingin membantu adik-adik mahasiswa, ya bisa dengan komunikasikan apa kesulitan mereka dan membantu meringankan beban skripsi.” tuturnya.

Hal serupa teijadi di Fakultas llmu Keolahragaan (FIK). Standar pengambilan data untuk skripsi yang panjang. membuat beberapa mahasiswa FIK terlambat lulus. Belum lagi beberapa mahasiswa yang memiliki latar belakang atlet atau keterampilan olahraga praktik, lebih sulit untuk diarahkan menulis skripsi.

“Memang proporsinya tidak terlalu banyak, namun memang ada yang terlambat hingga masa studi 7 tahun. Untuk itu, kami sudah memiliki beberapa solusi untuk masing-masing masalah mahasiswa,” ujar Dekan FIK UM, Prof Dr Winarno.

Sedangkan untuk mencegah mahasiswa yang berlatar belakang atlet atau keterampilan olahraga terlambat lulus, FIK UM sedang mem-
bangun habit menulis. “Jika yang sudah merupakan atlet nasional, kami arahkan untuk menulis analisa dari yang ia alami sendiri sebagai atlet. Tapi memang butuh waktu,” tutur Winarno. (nh /vie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *