Inginkan Lulusan Siap Kerja di Industri, Dosen UM Kembangkan Kurikulum Aplikatif

Malang Raya

Inginkan Lulusan Siap Kerja di Industri, Dosen UM Kembangkan Kurikulum Aplikatif

Inginkan Lulusan Siap Kerja di Industri, Dosen UM Kembangkan Kurikulum Aplikatif

Gedung perkuliahan di Universitas Negeri Malang (UM). SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati

Sumber dari Tribunnews.com
http://suryamalang.tribunnews.com/2017/09/13/inginkan-lulusan-siap-kerja-di-industri-dosen-um-kembangkan-kurikulum-aplikatif

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Kurikulum program studi Biologi selama ini masih cenderung teoritis.

Padahal banyak lulusan prodi Biologi yang bekerja di industri berbasis biologi dan pusat penelitian.

Atas masukan para stakeholder dan alumni, Ketua Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang (UM), Dr Hadi Suwono MSi mengembangkan kurikulum berbasis biologi aplikatif.

“Kurikulum ini adalah inovasi yang diharapkan membantu lulusan untuk siap kerja di bidang industri, baik industri pangan maupun obat-obatan,” kata Hadi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (13/9/2017).

Kurikulum aplikatif tersebut akan menjembatani biologi sebagai ilmu murni dan ilmu terapan.

Sehingga didesain ke arah terapan untuk masyarakat.

“Pada proses belajar mengajarnya sudah kami desain berbeda untuk setiap tingkatan mahasiswa. Tingkat 1 perkuliahan untuk memperkuat cara berpikir ilmiah, lalu tingkat 2 difokuskan pada landasan keilmuan biologi,” jelasnya.

Kemudian mahasiswa tahun ketiga akan diajarkan aplikasi biologi untuk masyarakat, dan tingkat 4 sudah mulai riset dan pengembangan.

“Nantinya mahasiswa harus melakukan penelitian dalam bentuk proyek untuk menemukan produk baru yang berguna bagi masyarakat dari bahan alam. Misalnya yang sudah berjalan di UM, membuat makanan ikan dari tumbuhan dan menemukan senyawa anti diabetes dari bahan alam,” terang Hadi.

Kurikulum itu secara resmi akan diterapkan di UM sejak tahun 2018, namun secara bertahap mulai tahun ini sudah dimasukkan dalam perkuliahan.

“Hasil pengembangan kurikulum ini akan berupa kajian penelitian dan produk kurikulum. Sehingga tidak menutup kemungkinan untuk diadaptasi oleh perguruan tinggi lain,” tuturnya.

Dia berharap dengan perubahan kurikulum ini, jurusan Biologi UM menjadi unggulan dan rujukan perguruan tinggi lain.

“Apalagi dengan bekal aplikatif, mahasiswa bisa mengembangkan riset mereka ke masyarakat ketika sudah lulus. Lebih bagus lagi jika bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *