Dari Cerita Janggal ke Karya Visual

dari Cerita Janggal ke Karya Visual, Surya 26 Agustus 2017

dari Cerita Janggal ke Karya Visual, Surya 26 Agustus 2017

Download Surya 26 Agustus 2017

CERITA seringkali menginspirasi seseorang untuk berkarya. Lalu, karya bagaimana yang lahir dan cerita penuh kejanggalan. bahkan keanehan, yang menimbulkan pertanyaan dan mengundang penafsiran? Hasilnya adalah karya-karya beragam penuh makna sebagai tanggapan dari cerita tersebut.

Awalnya, cerita bertajuk Analog! Juli ditulis pada Juli 2015 oleh mahasiswa UM. Annisa Mega Sephiana. Cerita pendek ini berkiSah tentang seseorang yang menciptaan hutan tropis dalam hatinya. la ngin hutan itu tumbuh lebat secara repat, terlihat hijau dan berseri.

Hutan ini sebenarnya adalah mcafora dari usaha yang dia lakukan untuk menutupi bagian buruk dari latinya. Orang bisa tertipu mellhat ceindahan hatinya. Padahal dalam latinya masih ada sifat melukai, nenjebak. dan menyembunyikan ang asli.

Teman-teman Annisa yang juga tuliah di UM, seperti Wulan Dahlia hitri dan Intania Dellasarl, tertatk dengan cerita tulisan, Mereka rerttga didukung sejumlah teman.seperti Wllujeng Dyah Putrl, Khibran Jihatl Aufar, Rlzka Fitri Amalia, Diah Tri Puspitaning Palupi. Chri-sye Alifian, dan Fikri Ali Hasan, mengeksplorasi dan berimajinasi menciptakan karya visual sebagai respons Analog! Juli.

Selama ini dalam dunia sastra. pengarang sering melihat objek ma¬ terial seperti lalar dangedung-gedung yang  menginspirasi mereka
untuk melahirkan karya sastra. Sebaliknya. para seniman bidang sent rupa sering juga membaca dan mengin-
terpretasi suatu narasi dan melahirkan karya berdasar narasi tersebut.

Karya-karya visual seniman muda UM tersebut kemudian dipamerkan dalam Analog! Juli dl Semeru Art Gaiety Malang, 22-24 Agustus 2017.

Ada cerita Analog! Juli ditulis tangan di kertas lebar warna cokelat dan dipajang di depan area pameran, seakan menjadi ruh pameran. Pengunjung bisa membaca cerita itu dan membangun imajinasinya sebagaimana para kolega Annisa Mega yang menuangkan imajinasi dan penafsiran mereka dalam bentuk karya visual.

Salah salunya Prasangka, karya Intania Dellasarl yang menggambarkan tiga ekor kambing hitam di tengah rerimbunan tanaman penuh wama yang terlihat indah.

Prasangka yang muncul dari hati dan piklran seringkali mendorong orang untuk menyalahkan atau mengambinghitamkan. Melalui luklsan ini tampaknya Intania         mengekspreikan kritiknya pada perllaku menyalahkan orang yang tak bersalah.

Luklsan tain yang menarik adalah Kepalaku karya Khibran Jihadi Aufar. Di tangan Khibran, wajah terlihat tak lagl berbentuk dan terlihat sebagaimana mestinya. Penuh dengan tulisan yang menandakan ide, piklran dan berbagai beban. Nampak ketidakselmbangan antara mala kiri dan kanan,Ada narasi yang ditulis Khibran.maka di situ soya menggambarkan

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *