Romantisme Dakwah Bada’ Isya

Romantisme Dakwah Bada' Isya, Surya 24 Juli 2017...

Romantisme Dakwah Bada’ Isya, Surya 24 Juli 2017…

Download Surya 24 Juli 2017

Artikel: SAHRUL ROMADHON Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang

LAPANGAN Tumpang menjadi saksi tempat berkumpulnya warga, darl anak-anak sampai orang dewasa. Berkumpul dan bersenda gurau bersama Cak Nun lewat Arema Sinau.

Kendati ada embebembel Arema, yang mereka babas sangat luas, hingga permasalahan terklni Indonesia. Mulai dari lemahnya hukum. penipuan First Travel sampai problematika pribumi Indonesia dalam menjalani ibadah.

Ada juga slsi-slsi menarik diskusi yang disampaikan dengan begitu romantls karena semua orang bebas tertawa lepas. berpendapat, dan menanggapi pendapat orang lain. Mereka juga ,bisa
bernyanvi bersama selama acara berlangsung.

Pembahasan menarik yang bisa menjadi bahan pencerahan malam itu bisa dlbagi tlga, yaitu tentang cinta. sepak bola dan kultur, serta hidup bermasyarakat.

Cinta, sejauh ini konsep cinta begitu samar bahkan terkadang cinta tebih merujuk pada pertautan antara dua hati atas dasar kemiripan prinsip hidup,

Malam itu. semua terpecahkan bahwa cinta dunia seiisinya seperti halnya gelembung kecil di dalam gelembung besar. Gelembung yang sangat besar adalah kemurnian kadar cinta kepada Tuhan. Jangan sampai membuat Tuhan cemburu bila kita lebih fokus pada gelembung-gelembung kecil itu.

Ihwal sepakbola dan kultur. Arema adalah Jawaban atas pernyalaan itu. Arema menjadi prototype kolaborasi antara sepakbola dan kultur. Sebagai contoh. Arema tidak hanya menjadi penyeru di lapangan melalnkan telah berhasil masuk ke dalam rongga-rongga kehidupan warga Malang Raya.

Arema marnpu mengemas acara serta berkontribusi aktif di setiap kegiatan masyarakat, seperti pengajian bersama, khitanan massal. panti asuhan sampai acara-acara yang membumi lainnya.

Dalam fenomena kehidupan masyarakat, Cak Nun begitu sabar menjawab segala hal lentang temuan-temuan yang disampaikan warga, mulai dari alternatif pengobat-an asam urat, arti sebuah mimpi, bah¬ kan penentuan surga neraka di kehidupan selanjutnya.

Tak sedikit pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat warga yang hadir terpingkal-pingkal. Sungguh su piemen njenarik bagi warga sekaligus jawaban atas oase wahyang dijalankan dengan penuh keromantisan. (http://surabaya, tribunnews.com/2017/08/23/menyesap-oae-dakwah-cak-nun-ala-arema-sinau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *