Mahasiswa UM Sulap Limbah Kulit Jadi Produk Fashion

Mahasiswa UM Sulap Limbah Kulit Jadi Produk Fashion , Jawa Post Radar Malang 28 Mei 2017

Mahasiswa UM Sulap Limbah Kulit Jadi Produk Fashion , Jawa Post Radar Malang 28 Mei 2017

Jawa Post Radar Malang 28 Mei 2017

MALANG KOTA – Sejumlah mahasiswa jurusan Tata Busana Universitas Negeri Malang (UM) sukses mengolah limbah kulit menjadi produk fashion yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Mereka menjadikan limbah kulit bekas pembuatan sepatu menjadi tas cantik dengan aksesori menarik.

Anisa Permataningtyas, ketua kelompok yang menamakan brand-nya Limit (Limbah Kulit), mengaku, inovasinya itu berawal dari salah satu problem industri sepatu kulit di daerah Gadang, Kota Malang. Yaitu,  limbah indutri yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik. Sebab, limbah industri kulit di Gadang itu dibakar begitu saja. Dampaknya pada polusi udara dan ban tak enak yang dihasilkan. “Kami berupaya mencari jalan keluar agar limbah kulit itu bisa dimanfaatkan,” ujar Anisa pada Jawa Pos Radar Malang, kemarin.

Mahasiswa jurusan tata busana itu menjelaskan, satu pemilik industri sepatu di Gadang setiap bulannya bisa menghasilkan limbah kulit sepatu sebanyak 10 kuimal, bergantung dengan jumlah order produk sepatu yang dikerjakan.

Kulit yang menjadi bahan sepatu di Gadang tersebut memiliki cirj khas tersendiri. Mulai dari mulai tekstur dan aroma serta ketahanan produknya. Sehingga, kulit. tersebut bisa dikatakan memiliki nilai jual yang relatif lebih tinggi dan memiliki pasaryang cukup besar.

Anisa menambahkan, perlu adanya pengelolaan limbah sisa-sisa potongan kulit agar memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan. Selain itu, untuk mengurangi limbali yang dan lebih termanfaatkan guna menambah penghasilan di samping pekerjaan utama sebagai produksi sepatu. (kts/c3/lid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *