Seleksi Model MFM2017 Lebih Ketat

Seleksi Model MFM2017 Lebih Ketat, Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

Seleksi Model MFM2017 Lebih Ketat, Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

Seleksi Model MFM2017 Lebih Ketat, Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

Seleksi Model MFM2017 Lebih Ketat, Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

Jawa Pos Radar Malang 28 Maret 2017

MALANG KOTA – Malang Fashion Movement (MFM) 2017 yang digelar Jawa Pos Radar Malang pada 23-24 April mendatang tidak hanya akan menyuguhkan busana yang apik. Tapi, dalam event itu para model yang memperagakan busana pun hams profesional dan bertubuh proporsional.

Untuk itu, audisi Radar Malang Model Search yang berlangsung hari ini (28/3) bakal lebih selektif. Sebanyak 70 model akan menjalani audisi di ruang Arjuno Flotel Swiss Belinn Malang. Puluhan model itu akan diukur tinggi dan berat badannya, serta cara berjalan di catwalk

Koreografer MFM 2017 Agoeng Soedir Poetramenyatakan, tujuan memperketat audisi ini karena pihaknya ingin mendapatkan model yang sesuai stancter MFM. “Standar modelnya, harus meningkat dari tahun ke tahun. Misalnya, tinggi badan dan bentuk badan harus proporsional,” ujar pemllik agency Color Model Inc itu.

Pada MFM 2017 yang akan berlangsung di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), kata Agoeng Soedir, model perempuan harus memiliki tinggi badan minimal 168 sentimeter. Sedangkan model laM-laki minimal memiliki tinggi badan 180 sentimeter.

Agoeng mengungkapkan, pada audisi kali ini ada sekitar 220 pendaftar dari berbagai agensi model yang telah mengumpulkan comp card (data diri) pada tahap pertama. Kemudian panifia mengemcutkan lagi menjadi 70 model.

Selain mengukur tinggi dan berat badan, panitia juga mempertimbangkan comp card masing-masing peserta. Sebab, dari comp card tersebut akan terlihat apakah calon model itu pernah mengikuti MFM pada tahun sebelumnya atau tidak.

“Kalau mereka sudah pernah ikut kan setidaknya sudah tahu bagaimana suasana ketika mengikuti MFM,” katanya.

Pada MFM tahun ini, pihaknya hanya membutuhkan 44 model perempuan dan 10 model laki-laki. Dengan demikian, dari ke-70 model tersebut akan ada yang tersingkir dari audisi Radar Malang Model Search. Penjaringan puluhan model tersebut mengacu standar di event MFM.

Bagi model yang akan menjalani audisi hari ini, Agoeng menyarankan ada penyesuaian penampilan. Misalnya untuk model perempuan dianjurkan memakai high heels, rokmini, dan atasan bodyfitwarna putih. Sedangkan untuk laki-laki bisa memakai sepam pantofel, celana jeans, dan atasan body fit. “Kalau untuk (model) yang berhijab menyesuaikan,” lanjut Agoeng.

Para model diharap datang pukul 10.45 dengan membawa comp card. “Selama ini comp card kan di-e-mail. Pada saat audisi harus membawanya secara langsung,” terangnya.

Dengan begitu pahitia bisa melihat kecocokan antara data yang diberikan dengan tampilan fisik secara asli para model. “Kalau ada model yang tidak sesuai, bisa tersingkir juga,” kata dia.

Agoeng mengungkapkan, pada MFM tahun ini, pihaknya mencari model yang on time, disiplin, dan bisa diajakkerja sama. Menurut Agoeng, model profesional adalah model yang sesuai dengan apa yang dia tubs di comp card-nya.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan wild card. Yakni pemenang juara I Radar Malang Model Search tahun lalu otomads akan join pada MFM tahun ini. “Kami mengapresiasinya. Pemenang Radar Malang Model Searchtahun 2016 akan mendapat kejutan, yakni wild card itu,” katanya. (fls/c2/dan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *