Siswa Butuh Dipuji Bukan Dijustifikasi

Siswa Butuh Dipuji Bukan Dijustifikasi, Malang Post 1 Maret 2017

Siswa Butuh Dipuji Bukan Dijustifikasi, Malang Post 1 Maret 2017

Malang Post 1 Maret 2017

BIMBINGAN Konseling (BK) masih dianggap siswa sebagai momok. Bahkan muncul anggapan, setiap siswa yang datang ke ruang BK adalah siswa bermasalah. Prof. Dr. Andi Mappiare A.T.,M. Pd ingin mencoba menepiskesan tersebut dengan melakukan penelitian dengan meramu model konseling yang menekankan kepada dukungan siswa.

“Kalau selama ini bimbingan konseling dianggap sebagai momok, itu karena guru BK selalu memberikan judge, kalau mereka bermasalah langsung kepada perilaku negatif siswa,” ungkap Andi.

Melalui penelitiannya yang telah ia lakukan di sekolah-sekolah di Kota Malang, ia menggagas sebuah temuan model konseling akan lebih efektif jika menerapkan model memuji.

“Siswa itu haras dipuji, bukan dijustifikasi. Ketika mereka melakukan kesalahan tidak perlu mereka di cap, atau ditanya. Kenapa kamu melakukan hal itu, kenapa kamu nakal sekali, apa tidak kasihan orang tuamu, “ terang Andi.

Seharanya, lanjut dia siswa diberikan pujian agar mereka termotivasi untuk berabah.

‘’Misalnya jika siswa tawuran atau bertengkar, bilang saja kalau mereka itu pemberani. Tapi alangkah lebih baiknya jika pemberani itu tidak tawuran,” sambungnya.

Misalnya lagi, imbuhnya, ketika siswa membolos, guru BK tidak seharusnya langsung memarahi.

“Kebanyakan guru BK bilang, mau jadi apa kamu nanti. Seharasnya mereka bilang kalian sangat percaya diri, percaya diri akan sukses walau tidak masuk sekolah,” pungkasnya.

Andi mengatakan, dari basil penelitiannya, siswa yang keluar dari ruang BK dengan model penanganan seperti itu sangat efektif pada perubahan perilaku siswa.

“Ternyata setelah saya lakukan evaluasi, mereka bisa berabah dalam waktu kurang dari setahun,” ungkap
Andi lagi.

Andi akan melakukan realisasi ini. Nantinya ia akan mencoba mempraktikkan hal ini kepada sekolah-sekolah.

“Perlahan akan saya coba realisasikan, karena basil riset yang mengejutkan ini mampu menjadikan siswa lebih baik. Harasnya memang segera direalisasikan,” tandasnya. (sin/oci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *