Malang Favorit Mahasiswa Malaysia

Jawa Pos Radar Malang 17 November 2016

Jawa Pos Radar Malang 17 November 2016

Jawa Pos Radar Malang 17 November 2016

Malang Favorit Mahasiswa Malaysia

Diminati karena Berhawa Dingin

MALANG KOTA – Sejumlah kampus di Malang banyak dibanjiri mahasiswa asing. Lain kenapa mereka memilih Kota Malang untuk menempuh pendidikan? Maliana Bind Rajalan, salah satu mahasigwa asal Malaysia yang kuliah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mengatakan, kuliah di luar negeri merupakan keinginannya. Sedangkan untuk Indonesia, itu karena pilihan dari lembaga yang memberikan dia beasiswa kuliah di Indonesia.
Selanjutnya, Kanyarat Nakwana, salah satu mahasiswa asing asal Thailand yang juga menempuh studidi UIN mengatakan, kuliah di Indonesia atas kemauannya sendiri, juga tidak melalui beasiswa. Alasan memilih Indonesia, karena beasiswa pendidikan di Indonesia lebih murah, namun tidak murahan.
Saat ditanya wartawan koran ini, kenapa memilih Kota Malang? Nakwana menjawab, dia ” dapat informasi dari gurunya yang mengatakan, Kota Malang berhawa dingin, sehingga cocok untuk belajar. “Ternyata Kota Malang memang nyaman untuk belajar,” tandasnya.
Sementara itu, menurut Direktur Hubungan International (HI) Universitas Negeri Malang Prof Dr Yazid Busthomi MA, faktor penyebab banyaknya mahasiswa asing dari negara tetangga kuliah di Indonesia, adalah kepahaman mereka akan posisi Indonesia di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mereka melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam persaingan ekonomi ASEAN. “Wajar saja jika mereka memilih Indonesia untuk tempat studinya,” papar Yazid. Apalagi dengan biaya pendidikan yang relatif murah bagi warga asing.
Mahasiswa di KotaMalang juga harus peka dengan hal demiMan. Kehadiran mahasiswa asing seperti Malaysia dan Thailand, hams dimanfaatkan betul untuk mengetahui bagaimana kehidupan mereka. Dan kita tidak perlu merogoh kocek untuk mengeluarkan biaya banyak, jika ingin belajar kepada mereka. “Hanya butuh bekal komunikasi,” imbuhnya.
Kehadiran mahasiswa asing di Kota Malang, akan membawa bekal positif. Mereka bisa menjadi pembanding bagi mahasiswa Indonesia yang kuliah di Malang.
“Sehingga, ada upaya bagi mahasiswa Kota Malang untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan sisi baik,” katanya.
Sementara itu, menurut M. Rosyid Husnul Waro’i, alumnus UIN Maliki Malang, kedatangan mahasiswa luar negeri pash memberikan dampak untuk menlngkatkan persaingan dalam taraf intemasional. Hal tersebut dirasakan Rosyid saat membantu melakukan rise! di Slngapura. Dia lebih cepat beradaptasi dengan orang dari berbagai negara. “Semakin banyak mahasiswa asing di Malang, akan semakin mudah untukmengenal kebudayaan dunia intemasional,” katanya.
Sementara itu, dari total mahasiswa asing yang ada di Malang, yang terbanyak berasal dari Malaysia. Saat ini total mahasiswa asal Malaysia khusus di perguruan tinggi negeri, ada 161 orang. Kemudian disusul mahasiswa asal Thailand sejumlah 75 orang. Adapun dari negara lainnya, hanya sedikit.
Dari data yang dihimpun Jawa Pos RadarMalangteihaiu ini, jumlah mahasiswa asing di UIN Maliki Malang ada 360 orang. Di Universitas Brawijaya (UB), ada 153 mahasiswa, dan di Universitas Negeri Malang (UM) ada 53 mahasiswa. (kis/cl/lid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *