Kemenag Kejar 5.000 Doktor Baru

Surya 12 Oktober 2016

Surya 12 Oktober 2016

Surya 12 Oktober 2016

Kemenag Kejar 5.000 Doktor Baru

MALANG, SURVA – Unfuk meningkatkanmutu Perguraan Tmggi Agama Islam (PTAI), Kementerian dan Agama (Kemenag) RI mengejar 5.000 doktor lewat beasiswa S3 untuk para dosen di berbagai perguruan tinggi dalam negeri.
Karena itu. Dr Imam Syafii, Direktur Pendidikan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI melakukan monitoring dan pembinaan kepada para penerima beasiswa S3 Kemenag di Kota Malang, Selasa (11/10). Acara ini digelar di ruang sidang Uniyersitas Islam Malang (Unisma).
Penerima beasiswa itu antara lain berkuliah di Unisma, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Uniyersitas Negeri Malang (UM), “Tujuan saya ke sini untuk mengehal penerima beasiswanya. Kita kan keluarga,” jelas Imam Syafii di acara itu.
Mereka yang datang di acara itu berasal dari dua angkatan, yaitu 2015 dan 2016. Sebab, program itu baru dilaksanakan. Imam Syafii memotivasi mereka agar bisa menyelesaikan program doktor tepat waktu.
Menurut dia, beasiswa itu menggunakan uang negara, sehingga sekecil apa pun harus dipertanggung jawabkan.¬† “Dalam APBN, anggaran untuk beasiswa tidak diotak-atik, terutama bagi beasiswa on going. Dengan begitu target kita, ya haras selesai program doktomya tepat waktu,” papamya.
Karena itu, ia menyatakan tidak mau tahu soal alasannya, misal mplor. “Diselesaikan saja ini semaksimal mungkin. Saya menghargai yang terbaik dan terjelek,” kata Imam Syafii.
Ditambahkan Imam, mencari alasan banyak. Namun mendapat beasiswa adalah amanah. Dari target 5.000 doktor, ada 2.900 orang yang sedang menyelesaikan prog¬ ram doktoralnya, sehingga banyak dosen S2 yang perlu ditingkatkan ke S3.
Selain mengejar jumlah doktor, PTAI juga berapaya memperbanyak profesor. Saat ini, jumlah profesor masih 400 orang di PTAI. la mengibaratkan, profesor di PTAI adalah patah tumbuh tidak bisa ganti-ganti.
Idealnya, tiap kampus harus ada profesomya, sehingga perlu dilakukan pembibitan guru besar. Kami mempunyai komitmen xmtuk itu, yaitu memperbanyak profesor dan doktor” kata Imam, (vie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *