Rumitnya Promosi Berkedok Beasiswa

Surya 23 Agustus 2016

Surya 23 Agustus 2016

 Surya 23 Agustus 2016

Artikel : Fahrul Khakim Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Rumitnya Promosi Berkedok Beasiswa

SEBUAH perguruan tinggi swasta (PTS) di Malang menawarkan beasiswa kuliah gratis untuk calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. PTS menamai program tersebut bidik misi dan telah melakukan penjaringan calon mahasiswa sejak bulan Mei.

Sepupu saya yang bam lulus sekolah sudah mendaftar sejak bulan Mei, namun sampai tanggal pengumuman ditetapkan yaitu akhir Juhi, tidak ada pengumuman mengenai penerima beasiswa tersebut. Setelah ditanyakan langsung ke PTS bersangkutan, panitia malah menyuruh mengirim berkas pendaftaran lagi, karena berkas sebelumnya Hilang.

Akhir Juli, sepupu saya diminta datang untuk tes wawancara dan diminta menyiapkan sejumlah uang pendaftaran setelah pengumuman. Karena kecewa dengan sistem seleksi yang tidak sesuai brosur pengumuman prosedur beasiswa, sepupu saya memutuskan untuk berhenti mengikuli seleksi program beasiswa PTS tersebut.

Anehnya, PTS tersebut mengumumkan bahwa sepupu saya diterima sebagai mahasiswa PTS tersebut. PTS tersebut tenis menghubimgi sepupu saya agar segera merribayar uang pendaftaran padahal sepupu saya sudah mengundurkan diri sejak tes wawancara.

PTS tersebut terkesan memaksa calon mahasiswa kurang mampu padahal sebelumnya di awal pengumuman menyatakan bahwa program beasiswa ini gratis. Calon mahasiswa dari keluarga yang lemah secara ekonomi sebaiknya tidak di perumit seperti ini karena membuang buang waktu, biaya dan tenaga.

Promosi berkedok beasiswa memang sah-sah saja, tetapi seharusnya menggunakan prosedur yang jelas, kredibel dan bijaksana. Calon mahasiswa juga sebaiknya tetap waspada dan hati-hati dalam memilih beasiswa agar tidak menyesal di kemudian hari.

Beasiswa ialah harapan besar bagi calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi untuk bisa melanjutkan studi dan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Sepantasnya beasiswa untuk mahasiswa seperti mereka tidak cuma dijadikan ajang promosi yangrumit, tetapi juga tindakan nyata imtuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *