Pelajaran dari Bedugul

Surya 27 Juli 2016

Surya 27 Juli 2016

Artikel Mahasiswa UM Surya, 27 Juli 2016 Pelajaran dari BedugulĀ 

Pelajaran dari Bedugul

BEDUGUL dengan panorama alam yang’

menyejukkan, menawarkan suasana dan atmosfer berbeda dibanding kota terdekatnya Denpasar, yang terkesan panas dan gerah,

Satu dari dua spot terbaik yang dimiliki Bedugul adalah Danau Bra tan yang terletak 1.200 meter di atas permukaan laut. Danau Bratau Bratan, merupakan gugusan kembar dalam sebuah kaldera besar ini memiliki keistimewaan dibandingkan danau pada umumnya yang mayoritas berada di lereng perbukitan hingga dataran rendah, karena danau ini berada di wilayah perbukitan. Bedugul juga menawarkan pesona Pura Ulun Danu, di sisi Danau Bratan yang merupakan candi air besar juga menjadi titik pemotretan favorit para pelancong. Khususnya yang berasal dari mancane gara. Para turis membawa kamera masing-masing untuk mengabadikan eksistensi mereka di sana. Saya dan dua teman sempat mengobrol dengan dua turis wanita asal Jerman. Mereka berprofesi sebagai guru SD dan fisioterapis. Pada akhirnya, kami mendapatkan pelajaran berharga dari mereka, jika ingin berbicara menggunakan bahasa asing dengan turis asing, jangan memikirkan struktur kalimat. Melainkan fokuslah pada maksud dan kosa kata saja.

Selain pelajaran tentang cara berkomunikasi dengan bahasa asing tersebut, pelajaran lain yang dapat diambil dari obyek wisata di Bedugul ini adalah tentang toleransi antar umat beragama.

Hal ini dibuktikan dengan keberadaan masjid dan pura yang berdiri berdekatan. Masjid Al-Hidayah terletak di lereng bukit dan pura Ulun Dalu terletak di seberangnya. Masjid yang sering disebut masjid Candi Kuning ini juga menjadi spot terbaik untuk menikmati pemandangan Danau Bratan.

Menikmati panorama dan mendapatkan pelajaran berharga seperti ini tak butuh kantong tebal, karena hanya membayar tiket masuk Rp 10.000 per orang.

Sementara untuk akses perjalanan, karena medan yang menanjak dan berliku, ada baiknya pengunjung mengendarai kendaraan roda empat dan membekali kendaraan dengan bahan bakar memadai.

Hanya dalam waktu satu jam dari Denpasar, Anda telah dapat mendapatkan suasana menenangkan yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Itulah Bedugul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *