Anis Baswedan; Kota Malang Sangat Spesial Jawa Pos Radar Malang 24 Mei 2016

12-5-160042.JPG bbbb Anis Baswedan; Kota Malang Sangat Spesial Jawa Pos Radar Malang 24 Mei 2016

Radar Malang Selasa 24 Mei 2016

Kali Pertama Peserta LKS Menginap di Rumah Guru

 

MALANG KOTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Malang yang menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional yang digelar mulai 23–28 Mei mendatang. Pasalnya, ini adalah kali pertama dalam LKS, dimana peserta tidak menginap di hotel, tapi   menginap di Rumah Bangsa, yaitu rumah para guru SMK di Malang Raya.

Anies mengungkapkan, Malang merupakan kota yang sangat spesial. Malang menjadi pionir tuan rumah pertama yang menampung ribuan peserta di rumah para guru. ”Jelas ini akan menginspirasi wilayah lain. Dengan begini, semua wilayah bisa jadi tuan rumah. Tidak harus mencari daerah yang memiliki banyak hotel untuk menampung para peserta LKS,” papar Anies di hadapan lebih dari 5.000 undangan yang menghadiri acara pembukaan LKS SMK di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) kemarin (23/5).

Dia juga menyampaikan, dengan langsung tinggal bersama warga Malang, ribuan peserta akan mendapatkan keluarga baru. Dengan demikian, mereka akan terus terkesan dengan Kota Pendidikan ini. Dalam kesempatan tersebut, mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga berpesan kepada ribuan peserta lomba agar berjuang dengan maksimal. Jika mereka menjadi pemenang tingkat nasional, akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional, yaitu World Skill Competition di Dubai. ”Para pemenang akan mendapatkan pembekalan khusus sebelum berkompetisi di Dubai pada 2017 mendatang,” ujar dia.

LKS tingkat nasional, menurutnya, mengantarkan putra-putri terbaik perwakilan setiap provinsi untuk mendapat pengalaman lebih. Mereka dituntut untuk kreatif, berpikir kritis, mampu berkomunikasi, dan bisa bekerja sama dengan baik.

Di era ini, lanjut dia, siswa dituntut untuk mampu menciptakan sesuatu yang baru. Ajang ini juga menghadirkan 75 industri yang akan siap merekrut mereka. Menurut penjelasannya, jika dulu anak sah-sah saja ditanya ’jika besar ingin jadi apa’, tapi di era saat ini setiap anak wajib ditanya ’kalau besar nanti mau buat apa’.

Sementara itu, hadir juga dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ir M. Ridwan Hisjam, Wali Kota Malang Moch. Anton, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, dan Kasubag Humas Pemkab Malang Budiar Anwar yang mewakili Bupati Malang Rendra Kresna. Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan siswa-siswi SMK di Jawa Timur. Seperti penampilan Tari Jejer Jarak Dawuk dari Banyuwangi.

Terpisah, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang harus diperbanyak adalah ilmu keahlian. Para siswa  SMK, lanjut dia, telah membantu Indonesia dalam menghadapi pasar global di ASEAN. ”Dengan hal-hal baru dan keterampilan yang mereka miliki, Indonesia akan semakin maju. Siapa tahu nanti presiden selanjutnya adalah lulusan SMK,” papar pria yang kerap dipanggil Gus Ipul itu.

Dia juga menjelaskan, karena lulusan SMK sangat dibutuhkan, di Jawa Timur perbandingan jumlah siswa SMK dan SMA yakni 70 persen dan 30 persen. Gus Ipul juga becermin dari negara-negara maju seperti Jerman dan Belanda, dimana jumlah siswa kejuruannya lebih banyak dibandingkan jumlah siswa sekolah menengah umum. (rae/c2/lid) http://radarmalang.co.id/anies-baswedan-kota-malang-sangat-spesial-37693.htm

 

Anis Baswedan; Kota Malang Sangat Spesial Jawa Pos Radar Malang 24 Mei 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *